Gadis Malang Berjuang Rebutkan Mahkota Duta Batik Nusantara
Reporter
Lazuardi Firdaus
Editor
Lazuardi Firdaus
21 - Sep - 2016, 12:19
Prestasi membanggakan diraih gadis Kabupaten Malang. Dia adalah Adelia Puspita Sari, gadis yang pada Sabtu (24/9/2016) nanti diwisuda dari jurusan teknik lingkungan ITS.
Adelia akan berjuang memperebutkan mahkota Duta Batik Nusantara 2016. Wanita yang akrab dipanggil Adel itu terpilih masuk 14 besar duta batik putri dengan menyingkirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Babak final Duta Batik Nusantara ini sendiri akan digelar pada 30 September 2016 mendatang di Kuningan City, Jakarta. Dalam babak final ada 14 pasangan duta batik putra-putri yang akan bersaing menjadi terbaik.
"Batik sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia. Saya sebagai warga Indonesia termotivasi untuk mempertahankan warisan adiluhung leluhur ini," ujar gadis yang lahir pada 25 Mei 1994 tersebut.
Putri pasangan Mahmud dan Aniswati Aziz tersebut bertekad akan menjadi yang terbaik dalam final Duta Batik Nusantara 2016. Namun, untuk menjadi yang terbaik, dia juga membutuhkan dukungan dan doa warga Kabupaten Malang.
Salah satu dukungan yang diharapkan adalah pengiroman SMS untuk menjadi juara favorit. "Bagi yang ingin mendukung saya, silakan kirim SMS ke 95151 ketik PPBN spasi 04," sambung perempuan single yang mempunyai tinggi 165 sentimeter itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara meminta kepada semua warga untuk mendukung langkah Adel. "Saya juga berharap agar semua SKPD (satuan kerja kepala daerah) Kabupaten Malang memberikan dukungan dengan mengirim SMS.
Karena bagaimanapun juga, Adel akan membawa nama Kabupaten Malang," pinta Made.
Bila Adel mampu meraih prestasi terbaik, Made berharap agar dia bisa mempromosikan batik yang terdapat di Kabupaten Malang. Made menambahkan, potensi batik di Kabupaten Malang cukup besar dan mempunyai kualitas baik.
Dan untuk memasarkannya, membutuhkan bantuan Adel yang saat ini sudah menjadi finalis Duta Batik Nusantara 2016. "Dengan mempromosikan potensi yang ada di Kabupaten Malang, maka secara otomatis juga mempromosikan wisata yang ada di daerah ini," sambungnya.
