Heboh, Kader PKS Ngaku Banser untuk Sukseskan Acara, Bikin Murka Aktivis NU
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
01 - Oct - 2023, 01:24
JATIMTIMES - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan dugaan kader PKS yang memakai atribut banser untuk sukseskan acara PKS Bersalawat. Narasi soal hal itu diunggah oleh Afif Fuad Said, kader GP Ansor yang sempat viral menolak kedatangan pendakwah Ustaz Khalid Basalamah.
Menurut cuitannya @AfifFuadS menyebut jika meminta agar PKS menindak kadernya yang memakai atribut banser untuk menyukseskan acara PKS Bersalawat.
Baca Juga : Implementasikan Kurikulum Pearson, Sekolah Progresif Bumi Shalawat Cetak Santri Siap Hadapi Literasi Digital
"Yth @PKSejahtera. Akun slh satu caleg anda di nawah ini, atas nama @Mas_Muchlasin sudah memposting Hoax dan Framing Negatif pd GP Banser," tulis Afif Fuad.
Lebih lanjut aktivis NU tersebut juga mengatakan jika kader PKS yang dimaksud bernama Dwi Susanto. Di mana Dwi Susanto disebut telah membuat video dengan memakai atribut banser. Padahal yang bersangkutan bukan anggota Banser.
"Dwi Susanto d video tsb telah membuat kebohongan publik, di acara tsb, dia memakai atribut Banser sementara dia bukan anggota Banser," ungkap Afif Fuad.
"lalu di blow up rame2 oleh PKS seakan Banser dan PKS bersama dlm acara tsb, Ybs sudah Klarifikasi, kami tunggu i'tikad baik PKS, berhenti menggunakan cara2 picik spt ini," imbuhnya.
Afif juga telah mengunggah surat pernyataan permintaan maaf bermaterai yang ditulis tangan oleh Dwi Susanto yang diduga kader PKS.
Selain itu, akun X @Back_cool_Tempe juga mengunggah video permintaan maaf dari Dwi Susanto. Dalam video tersebut, Dwi Susanto membaca surat permintaan maaf didampingi dengan dua anggota Banser.
Dalam pernyataannya, Dwi meminta maaf kepada keluarga besar Ansor Banser Kota Semarang. Karena Dwi mengaku telah memakai atribut Banser dalam acara partai politik atau PKS Bersalawat. "Saya juga berjanji tidak akan memakai atribut banser dalam kegiatan politik apapun," ungkap Dwi.
Lebih lanjut Dwi juga menegaskan bahwa dirinya bukan anggota banser. Oleh karenanya, Dwi berjanji tidak akan memakai atribut Banser.
Baca Juga : Tak Hanya Perawatan Kulit Rutin, Resep Luna Maya Awet Muda Lakukan Rutinitas Ini
"Selama saya masih menjadi kader PKS. Apabila saya melanggar hal tersebut, saya siap menerima sanksi dari organisasi Ansor Banser sesuai yang berlaku," ungkap surat pernyataan Dwi yang ditulis pada 28 September 2023.
Hingga berita ini diturunkan, cuitan hal itu pun viral dengan dilihat sebanyak 64,7 ribu kali serta menuai banyak komentar warganet.
"Trnyata PKS, GK sungkan2..mnding Login sj, jadi Nahadhiyin sprt Ust Hanan Attaki," @LoqmanBach****.
"Sholawat politik, mengesampingkan ahli bidah," @Doddy*****.
Sebagai informasi tambahan, PKS Bersalawat telah digelar pada 23 September 2023 dan menghadirkan KH Mohammad Ali Shodiqin. Acara tersebut diinisiasi oleh DPD PKS Kota Semarang.
