SMP K Yoga Blitar Tantang SMPN 1 Rogojampi Dalam di 8 Besar Basket Piala Kemerdekaan 2024
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Yunan Helmy
04 - Sep - 2024, 08:57
JATIMTIMES - Tim bola basket putra SMP K Yoga Blitar menantang SMP Negeri 1 Rogojampi dalam babak 8 besar Turnamen Bola Basket Piala Kemerdekaan 2024 Se-Jawa Timur (Jatim) yang digelar mulai 26 Agustus sampai 8 September 2024 di GOR Sahabat Banyuwangi.
Menurut ketua panitia pelaksana Piala Kemerdekaan 2024 Nuzulia Fajrina yang akrab disapa Lia, turnamen ini diikuti 40 sekolah. Antara lain SD K Maria Fatima Jember, SMP K Yoga Kota Blitar, SMP Negeri 1 Banyuputih Situbondo, dan tim-tim basket asal Kabupaten Banyuwangi.
Baca Juga : Hasil Tes Kesehatan Bapaslon Pilkada Kabupaten Malang Diumumkan Tanggal 13 September 2024
Dia menjelaskan, peserta kelompok sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI) tercatat 7 sekolah. Kemudian ada 17 sekolah menengah pertama / madrasah tsanawiyah (SMP/MTs)
Selanjutnya terdaftar 16 sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah (SMA/SMK/MA) asal kabupaten/kota di Jatim. Antara lain SMA Negeri 1 Jember.
“Harapannya semoga event ini dapat terlaksana setiap tahun dan semoga pebasket yang tampil di Banyuwangi mendapatkan pengalaman bermain dengan sekolah luar Banyuwangi,” ujar Lia.
Dia menambahkan dalam pertandingan babak delapan besar kategori SMP seperti yang tertera dalam jadwal, akan bertanding tim basket putri SMP Negeri 1 Rogojampi akan berhadapan dengan SMP Negeri 1 Giri. Kemudian SMP Negeri 1 Jember akan bertanding melawan SMP Negeri 1 Banyuputih Situbondo.
Pertandingan lain yang diprediksi berlangsung seru adalah kelompok SMP putri yang akan mempertemukanft SMP Negeri 1 Banyuwangi versus SMP K Santo Yusup dan SMP Negeri 4 Banyuwangi lawan SMPK Aletheia Genteng dalam pertandingan babak 8 besar yang terakhir untuk kelompok SMP.
Baca Juga : Gunung Argopuro Terbakar, Balai Besar KSDA Jatim Tutup Jalur Pendakian
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Timur Grace Evi Ekawati, yang akrab disapa Mama Evi, mengungkapkan even yang digelar menjadi sarana silaturahmi, memupuk rasa persatuan kesatuan dan kebersamaan di kalangan generasi muda khususnya pecinta dan penghobi bola basket.
“Saya berharap Banyuwangi menjadi salah satu kekuatan basket Jatim. Banyak atlet yang hebat tampil dalam tim PON Jatim. Jadi, Banyuwangi itu potensinya besar sehingga saya memberikan atensi lebih,” jelas Mama Evi usai pembukaan turnamen.
Terkait minimnya dana pembinaan dari pemerintah, menurut Mama Evi, kondisi tersebut dialami oleh semua cabor. Tetapi tidak menjadikan jajaran pengurus basket vakum atau tidak tergerak. ”Jangan kita terkungkung masalah itu. Buktinya masih banyak orang yang peduli terhadap program pembinaan dan peningkatan prestasi bola basket,”pungkas Mama Evi.
