Revolusi Pendidikan Mas Ibin: Meningkatkan Kelas Sosial Warga Kota Blitar Melalui Beasiswa Sarjana

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

23 - Nov - 2024, 12:46

Mas Ibin: revolusi pendidikan untuk masa depan Kota Blitar.

JATIMTIMES - Di tengah tantangan ekonomi Kota Blitar yang minim sumber daya alam, calon Wali Kota nomor urut 02, H. Syauqul Muhibbin, atau yang akrab disapa Mas Ibin, menawarkan sebuah gagasan besar: revolusi pendidikan. Dengan menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia melalui beasiswa perguruan tinggi, Mas Ibin yakin ini adalah kunci mengangkat status sosial masyarakat.

Kota Blitar menghadapi kendala ekonomi yang tak bisa diabaikan. Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 40 persen keluarga di kota ini hidup dengan bantuan sosial. "Dari 55 ribu KK, 17 ribu menerima bantuan seperti PKH dan BPNT. Kalau hanya mengandalkan bantuan sosial, status sosial mereka sulit meningkat," ujar Mas Ibin, Sabtu (23/11/2024). 

Baca Juga : Kenali Penyebab Penyakit Retinopati, IDI Kota Ungaran Memberikan Informasi Pengobatan yang Tepat

Mas Ibin menilai solusi terbaik untuk keluar dari jerat kemiskinan adalah pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Dengan program revolusi pendidikan, ia menawarkan beasiswa perguruan tinggi yang didanai APBD. Prioritasnya adalah keluarga tidak mampu agar setidaknya satu anak dari setiap keluarga dapat meraih gelar sarjana. "Jika satu anggota keluarga menjadi dokter, insinyur, atau lulusan dari kampus terbaik, dampaknya besar. Mereka bisa mengangkat status sosial keluarganya ke kelas menengah, bahkan kelas atas," jelasnya.

Menurut Mas Ibin, program ini tidak hanya memberi harapan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk Kota Blitar. Ia mengakui bahwa biaya pendidikan tinggi tidak murah. Namun, dengan alokasi anggaran sekitar Rp40 miliar untuk mendanai 400 anak setiap tahun, lulusan perguruan tinggi di Blitar bisa meningkat dari 9 persen menjadi 25 persen. "Ini investasi strategis dibandingkan bansos yang tidak mampu mengubah status sosial penerimanya," tegasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan progresif yang pernah digagas oleh Wali Kota Samanhudi Anwar, yang menerapkan program sekolah gratis di Kota Blitar. Kebijakan tersebut mencakup berbagai fasilitas seperti seragam, sepatu, hingga tablet gratis untuk siswa dari tingkat SD hingga SMA. Program ini berhasil memberikan akses pendidikan yang merata bagi semua kalangan.

Samanhudi Anwar sendiri menyatakan dukungannya terhadap program revolusi pendidikan yang digagas Mas Ibin. "Langkah ini sangat tepat. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan berdampak besar bagi masyarakat. Saya mendukung penuh," ujarnya.

Mas Ibin berencana melanjutkan dan mengembangkan program sekolah gratis ini hingga ke jenjang pendidikan tinggi. Dengan inovasi tersebut, ia ingin memastikan tidak ada anak di Kota Blitar yang kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hanya karena kendala ekonomi. "Ini adalah strategi SDM kami untuk memastikan generasi mendatang memiliki masa depan lebih cerah," tambahnya.

Baca Juga : Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2024, Pemkot Batu Luncurkan Integrasi Layanan Primer

Melalui program ini, Mas Ibin berharap dapat memutus rantai kemiskinan yang selama ini melilit sebagian besar masyarakat Kota Blitar. Selain itu, ia yakin pendidikan tinggi akan menciptakan lapisan masyarakat baru yang lebih produktif dan mandiri. "Revolusi pendidikan adalah solusi jangka panjang untuk kesejahteraan warga Blitar. Mari kita mulai langkah besar ini bersama," tutupnya.