IPM Surabaya 2024 Capai 84,69, Bayi Baru Lahir Punya Harapan Hidup 76,02 Tahun

03 - Dec - 2024, 06:11

Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya tahun 2024. (BPS Kota Surabaya)

JATIMTIMES - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya tahun 2024 mencapai 84,69 poin. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya mencatat, angka tersebut meningkat 0,70 poin atau 0,83 persen persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 83,99 poin. 

Dengan capaian ini, Surabaya masih menjadi kota dengan IPM tertinggi di Jawa Timur (Jatim). Pembangunan manusia di Kota Surabaya memang terus mengalami kemajuan. Sejak tahun 2020, status pembangunan manusia Kota Surabaya sudah berada di level “sangat tinggi”.

Baca Juga : Pelaksanaan Pemilukada Sukses, Kapolres Kediri Berikan Apresiasi

BPS Kota Surabaya mencatat, selama 2020–2024, IPM Surabaya rata-rata meningkat sebesar 0,58 persen per tahun, dari 82,76 pada tahun 2020 menjadi 84,69 pada tahun 2024. Peningkatan IPM 2024 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

"Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2024 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 76,02 tahun, meningkat 0,20 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya," tulis BPS Kota Surabaya dalam laporan terbarunya, dikutip Selasa (3/12/2024).

Sumber data umur harapan hidup saat lahir menggunakan hasil Long Form SP2020 (SP2020-LF). BPS Kota Surabaya menjelaskan, Umur harapan hidup saat lahir (UHH) yang merepresentasikan dimensi umur panjang dan hidup sehat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Selama periode 2020 hingga 2024, UHH telah meningkat sebesar 0,78 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,26 persen per tahun. Pada tahun 2020, UHH Kota Surabaya adalah 75,24 tahun dan pada tahun 2024 mencapai 76,02 tahun. UHH tahun 2024 meningkat 0,20 tahun (0,26 persen) dibanding tahun sebelumnya, sama dengan rata-rata pertumbuhan 2020-2023 (0,26 persen per tahun).

Sementara itu, dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator, yaitu harapan lama dekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas dan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas. Kedua indikator ini terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Baca Juga : Harga Minyak Goreng di Surabaya Naik 5 Bulan Beruntun, November 2024 Inflasi 0,19 Persen

"Selama periode 2020 hingga 2024, HLS Kota Surabaya rata-rata meningkat 0,12 persen per tahun, sementara RLS meningkat 0,94 persen per tahun. RLS tahun 2024 meningkat 0,19 tahun (1,78 persen) dibandingkan tahun 2023, mengalami percepatan pertumbuhan dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020-2023 (0,66 persen)," papar BPS Kota Surabaya.

Lebih lanjut, dimensi ketiga yang mewakili pembangunan manusia adalah standar hidup layak. Dimensi tersebut direpresentasikan dengan pengeluaran riil per kapita per tahun (atas dasar harga konstan 2010) yang disesuaikan. 

Pada tahun 2024, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan masyarakat Kota Surabaya mencapai Rp 19,666 juta per tahun. Capaian ini meningkat Rp689 ribu (3,63 persen) dibandingkan tahun sebelumnya, lebih tinggi dibandingkan rata-rata
pertumbuhan 2020-2023 yang sebesar 2,24 persen per tahun.