Tak Tambah Armada, Dishub Kota Batu Audit Rute dan Digitalisasi Absensi Apel Gratis

05 - Feb - 2026, 04:21

Apel gratis di Terminal Kota Batu ikut menunggu penumpang meski kosong.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Program Angkutan Pelajar (Apel) Gratis yang menjadi andalan Pemerintah Kota Batu kini memasuki babak baru evaluasi. Alih-alih menambah jumlah armada, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu memilih fokus pada pembenahan akurasi rute dan pengawasan kinerja melalui sentuhan teknologi digital.

Kepala Dishub Kota Batu, Susetya Herawan, mengungkapkan bahwa efektivitas program ini sangat bergantung pada dinamika jumlah siswa yang sering berubah di setiap jalur. Menurutnya, pemetaan ulang menjadi harga mati agar subsidi transportasi yang dikucurkan pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan efisien.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Targetkan Seluruh Parkir TJU Non-Tunai Akhir Februari 2026

"Kami perlu pelajari secara mendalam, apakah jumlah siswa di satu rute berkurang atau bertambah. Dinamikanya sangat fluktuatif, terutama saat tahun ajaran baru. Bisa jadi satu titik yang dulunya hanya 30 siswa, sekarang melonjak jadi 60 siswa," terang Herawan saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Namun, kendala utama yang dihadapi selama ini adalah sistem pelaporan yang masih bersifat manual. Pengawasan kinerja sopir dan kehadiran siswa yang hanya mengandalkan bukti foto dinilai kurang praktis, sulit diverifikasi, bahkan rentan terhadap manipulasi data di lapangan.

Untuk memutus celah tersebut, Herawan memastikan pihaknya tengah menggodok aplikasi presensi khusus yang terintegrasi. Aplikasi yang dimaksud nantinya tidak hanya mencatat kehadiran siswa secara real-time, tetapi juga dibekali fitur GPS (Global Positioning System) untuk melacak posisi armada secara akurat.

"Manual hanya menyertakan foto saja. Maka sekarang kami perkuat dengan aplikasi yang terintegrasi. Melalui sistem satu pintu ini, ritase dan kinerja sopir angkutan pelajar dapat terpantau setiap hari," tegasnya.

Baca Juga : Polresta Banyuwangi Terlibat Aktif dalam Karya Bakti Bersihkan Pesisir Pantai Pancur

Meski rencana digitalisasi ini sempat tertunda tahun lalu akibat keterbatasan anggaran, Herawan memberikan sinyal kuat bahwa realisasinya akan dikebut pada tahun 2026 ini. menegaskan bahwa peluncuran aplikasi tersebut "Tidak perlu menunggu tahun ajaran baru, tapi menyesuaikan dengan siklus pendanaan daerah yang tersedia," kata Herawan.

Dengan adanya sistem pelacakan dan presensi digital ini, sambungnya, Dishub berharap pelayanan Apel Gratis tidak hanya sekadar berjalan, tetapi tampil lebih profesional dan akuntabel. Data dari aplikasi tersebut nantinya juga akan menjadi rujukan utama bagi Pemkot Batu untuk menentukan apakah pengadaan armada baru memang mendesak atau cukup dengan optimalisasi rute yang sudah ada.