Ramp Check Sasar Terminal hingga Perusahaan Otobus, Ditemukan Angkutan Umum Tak Layak di Malang

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

08 - Feb - 2026, 05:45

Personel Satlantas Polres Malang bersama petugas gabungan saat melaksanakan kegiatan ramp check dan tes urine yang menyasar sejumlah armada dan pengemudi bus di Garasi PO Pandawa 87, Kecamatan Pakis, Minggu (8/2/2026). (Foto: Humas Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Satlantas Polres Malang kembali menggelar kegiatan pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum atau ramp check dan tes urine, Minggu (8/2/2026). Setelah sebelumnya ditemukan sejumlah angkutan umum yang tak laik pada kegiatan yang berlangsung di Terminal Talangagung, kali ini kegiatan ramp check menyasar sejumlah armada dan pengemudi bus di Garasi PO Pandawa 87, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan,  pemeriksaan yang menyasar langsung sejumlah kendaraan angkutan penumpang tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas. Yakni yang meliputi disebabkan oleh faktor teknis maupun kondisi pengemudi.

Baca Juga : Harlah Satu Abad NU Jadi Magnet Wisata, Okupansi Hotel di Kota Batu Tembus hingga 75 Persen

"Petugas memeriksa delapan unit bus serta melakukan tes urine kepada 15 orang pengemudi dan kru," ujarnya.

Dijabarkan Chelvin, serangkaian pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan mulai dari sistem pengereman, ban, hingga kelengkapan keselamatan penumpang. "Ramp check ini kami lakukan untuk memastikan seluruh armada angkutan penumpang memenuhi standar keselamatan," tuturnya.

Selain aspek teknis pada kendaraan, petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, KIR, izin trayek, hingga asuransi penumpang. Tidak hanya itu. Seluruh pengemudi dan kru juga menjalani tes urine untuk memastikan mereka bebas dari penyalahgunaan narkoba.

"Keselamatan tidak hanya ditentukan oleh kendaraan, tetapi juga kondisi fisik dan mental pengemudi. Oleh karena itu, tes urine menjadi bagian penting dari kegiatan ini,” tegasnya.

Hasilnya, sejumlah kendaraan yang telah diperiksa maupun para sopir dan kru dinyatakan laik dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Sementara untuk armada yang dinyatakan lolos pemeriksaan diberikan stiker tanda laik jalan sebagai bentuk jaminan kepada penumpang.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa bus yang digunakan telah melalui pemeriksaan ketat. Kegiatan ini bagian dari komitmen Polres Malang dalam menekan angka kecelakaan selama Operasi Keselamatan Semeru 2026,” ujarnya.

Baca Juga : Bukan Sekadar Lokasi! Gus Kikin Ungkap Makna Historis Stadion Gajayana di Puncak Mujahadah Kubro Satu Abad NU

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelaksanaan kegiatan ramp check tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026. Yakni yang berlangsung mulai Senin (2/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ramp check sebelumnya juga telah diselenggarakan pada Senin (2/2/2026). Saat itu, tercatat ada sekitar 20 kendaraan angkutan umum yang telah menjalani ramp check di Terminal Talangagung.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan tiga mobil penumpang umum (MPU) dengan kondisi uji KIR yang telah habis masa berlakunya. Selain itu, petugas juga mendapati sejumlah temuan teknis pada kendaraan bus. Yakni kondisi ban belakang sebelah kanan pada sebuah bus yang sudah tidak layak pakai karena terkikis, serta bus lainnya yang mengalami gangguan pada lampu dim.

Selain menyasar sejumlah kendaraan angkutan umum yang ada di terminal, ramp check juga digelar pada Perusahaan Otobus yang berlangsung pada hari ini, Minggu (8/2/2026). "Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk menjamin bus yang beroperasi layak jalan dan aman bagi masyarakat. Kami akan terus memastikan keamanan dan keselamatan transportasi umum selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026," pungkas Chelvin.