Libur Panjang Dongkrak Arus Tol di Jatim, Koridor Malang–Surabaya Naik 31 Persen

23 - Feb - 2026, 11:33

Suasana arus kendaraan di Gerbang Tol (GT) Kejapanan Utama.

JATIMTIMES – Libur panjang bertepatan dengan momentum Tahun Baru Imlek 2026 mendorong lonjakan arus kendaraan di sejumlah ruas tol Jawa Timur (Jatim). Peningkatan tertinggi terjadi di koridor Malang–Surabaya dengan kenaikan hingga 31 persen dibandingkan kondisi normal.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat, pada periode H-4 hingga hari H (13–17 Februari 2026), arus menuju Malang melalui Gerbang Tol (GT) Kejapanan Utama mencapai 155.150 kendaraan. Angka itu naik 31,05 persen dari lalu lintas normal 118.393 kendaraan.

Baca Juga : DSDABM Surabaya Perbaikan Jalan Berlubang Tembus 60 Ton Hotmix

Sementara arus menuju Surabaya melalui gerbang yang sama tercatat 153.189 kendaraan. Jumlah yang meningkat 23,01 persen dibandingkan kondisi normal 124.538 kendaraan.

Lonjakan juga terjadi di GT Singosari. Kendaraan menuju Malang tercatat 85.403 unit atau naik 24,41 persen dari kondisi normal 68.646 kendaraan. Untuk arah Surabaya, volume kendaraan mencapai 83.887 unit atau meningkat 27,65 persen dibandingkan 65.715 kendaraan pada hari biasa.

Di sisi barat Surabaya, GT Warugunung mencatat 123.344 kendaraan menuju Surabaya atau naik 21,55 persen dari normal 101.474 kendaraan. Adapun arus menuju Jakarta mencapai 119.842 kendaraan atau meningkat 26 persen dibandingkan 95.109 kendaraan pada kondisi normal.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa peningkatan volume lalu lintas selama periode libur Imlek tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur.

“Meskipun terjadi peningkatan volume lalu lintas, termasuk pada arus mudik maupun arus balik yang tercatat lebih tinggi dari proyeksi awal, kami tetap memastikan kegiatan pemeliharaan berjalan dengan pengaturan waktu dan rekayasa operasional yang mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan, sehingga tidak mengganggu kelancaran perjalanan pengguna jalan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Baca Juga : Puguh DPRD Jatim Usul Empat Strategi Atasi Banjir yang Kian Parah di Kota Malang

Menurutnya, JTT mengoptimalkan kesiapan operasional dengan menambah personel layanan lalu lintas, menyiapkan armada derek dan ambulans, serta memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran arus.

Sebagai pelengkap, peningkatan arus juga terjadi di koridor Trans Jawa lainnya. Melalui GT Cikampek Utama, tercatat 175.205 kendaraan bergerak menuju wilayah timur atau naik 22,42 persen dari kondisi normal. Pada arah sebaliknya, sebanyak 172.637 kendaraan menuju Jakarta atau meningkat 20,39 persen.

JTT mengimbau pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memeriksa kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum perjalanan.