Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-21 Ramadan yang Perlu Diketahui

10 - Mar - 2026, 03:44

Ilustrasi salat tarawih. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Memasuki malam ke-21 Ramadan, umat Islam telah berada pada fase sepuluh malam terakhir bulan suci. Periode ini dikenal sebagai waktu yang sangat istimewa karena dipenuhi keberkahan, ampunan, serta peluang besar untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Banyak ulama menyebut sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai fase malam kemuliaan. Pada masa ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memanjatkan doa.

Baca Juga : Muncul Isu Penukaran Uang Baru PINTAR BI Periode 3, Benarkah Ada? Ini Penjelasan Resminya

Salah satu ibadah yang memiliki keutamaan besar adalah salat Tarawih pada malam ke-21 Ramadan.

Keutamaan Tarawih Malam ke-21 Menurut Kitab Durratun Nashihin

Dalam kitab Durratun Nashihin, dijelaskan bahwa salat Tarawih pada malam ke-21 Ramadan memiliki keutamaan yang sangat istimewa.

Disebutkan bahwa siapa saja yang melaksanakan salat Tarawih pada malam tersebut akan mendapatkan balasan berupa rumah di surga yang terbuat dari cahaya.

وَفِى اللَّيْلَةِ الْحَادِيَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ مِنَ النُّوْرِ

Artinya:

“Pada malam kedua puluh satu, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga yang terbuat dari cahaya.”

Balasan tersebut menunjukkan betapa besar pahala bagi orang yang menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah, khususnya salat Tarawih.

Makna Rumah dari Cahaya di Surga

Dalam penjelasan para ulama, cahaya dalam konteks ini dapat dimaknai sebagai sesuatu yang suci, indah, dan penuh keberkahan. Rumah yang terbuat dari cahaya menjadi simbol kemuliaan serta balasan bagi hamba yang bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah SWT.

Baca Juga : Jembatan Perintis Garuda Permudah Akses Warga Dua Desa di Banyuwangi

Surga merupakan tempat kembali bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Sementara itu, bagi mereka yang tidak beriman atau melakukan keburukan tanpa bertaubat, tempat kembali yang disediakan adalah neraka.

Setiap manusia nantinya akan menerima balasan sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup di dunia.

Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Malam ke-21 Ramadan juga menandai dimulainya sepuluh malam terakhir bulan suci. Pada periode ini terdapat malam yang sangat dinantikan oleh umat Islam, yaitu Lailatul Qadar.

Malam tersebut disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah pada malam-malam terakhir Ramadan.

Selain salat Tarawih, amalan lain yang bisa dilakukan antara lain salat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, serta memanjatkan doa.

Dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, diharapkan umat Muslim dapat meraih keberkahan serta kesempatan untuk mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar.