Tindak Lanjuti Aduan Warga Terkait Naiknya Harga Bapokting, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
A Yahya
25 - Jun - 2026, 06:37
JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar pasar murah di Balai Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kamis (25/6/2026), sebagai bentuk tindak lanjut atas aduan masyarakat dikanal aduan Wadul Guse terkait kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang terjadi di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca Juga : PAW DPRD Jatim: Andy Firasadi Resmi Dilantik Gantikan Hasanuddin
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Ratno Cahyadi Sembodo, S.H., mengatakan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan respons cepat Pemerintah Kabupaten Jember terhadap laporan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan Wadul Gus'e mengenai kenaikan harga beberapa komoditas kebutuhan pokok di Desa Semboro.
Menurut Ratno, atas arahan Bupati Jember Gus Fawait, pemerintah daerah bersama sejumlah instansi terkait segera melakukan intervensi pasar guna menekan dampak kenaikan harga yang dirasakan masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan, Bulog, PG Semboro, serta berbagai pihak lainnya.
“Kami hadir untuk mendekatkan harga dari tingkat produsen kepada masyarakat. Dengan cara ini, warga dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar Ratno.
Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Cabai rawit dijual Rp20.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp21.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp35.000 per kilogram, serta minyak goreng Rp15.500 per liter dari harga pasar sekitar Rp18.000 per liter.
Ratno menambahkan, pasar murah merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok dan melakukan intervensi apabila ditemukan lonjakan harga yang berpotensi membebani warga.
“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti. Ketika ada wilayah yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi, pemerintah akan hadir memberikan solusi melalui operasi pasar dan langkah-langkah pengendalian lainnya,” katanya.
Baca Juga : DWP BPBD Jember Edukasi Kelola Sampah Rumah Tangga, Dorong Pengurangan Plastik dari Lingkungan Keluarga
Salah satu warga Desa Semboro, Ajeng, mengaku bersyukur karena aduan yang disampaikan keluarganya melalui Wadul Gus'e mendapat respons cepat dari pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah usulan kami untuk adanya sembako murah bisa terealisasi. Harganya sangat murah, jauh di bawah harga pasar. Kami para ibu-ibu merasa senang dan sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak dirasakan masyarakat,” ujar Ajeng.
Pasar murah di Desa Semboro menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat secara langsung. Melalui kolaborasi berbagai pihak dan tindak lanjut atas aspirasi warga, Pemerintah Kabupaten Jember berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. (*)
