Kapolresta Malang Kota Tinjau Dua SPPG Polri, Pengelolaan Limbah Jadi Sorotan

06 - Aug - 2026, 03:20

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo saat menjlnjailu SPPG Polri di Kelurahan Cemorokandang dan Kelurahan Tunjungsekar, Kamis (6/8/2026). (Fofo: Istimewa)

JATIMTIMES - Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo meninjau dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Kelurahan Cemorokandang dan Kelurahan Tunjungsekar, Kamis (6/8/2026), untuk memastikan kesiapan operasional fasilitas tersebut. 

Selain mengecek sarana dan proses pengolahan makanan, peninjauan difokuskan pada sistem pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga : Jadwal Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya, Head to Head hingga Aturan Tanpa Penonton

Pengelolaan limbah menjadi salah satu perhatian utama dalam peninjauan dua SPPG Polri yang akan mendukung program pemenuhan gizi di Kota Malang. Menurut Danang, kesiapan sebuah fasilitas tidak hanya diukur dari bangunan dan peralatannya, tetapi juga dari bagaimana operasionalnya dijalankan tanpa menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan.

“Pelayanan gizi yang baik harus dibarengi dengan pengelolaan limbah yang benar. Jangan sampai aktivitas di dalam SPPG justru menimbulkan pencemaran, bau, atau mengganggu warga yang tinggal di sekitarnya,” kata Danang.

Dalam peninjauan tersebut, Danang melihat langsung ruang pengolahan makanan, penyimpanan bahan baku, kebersihan area kerja, hingga sistem pembuangan limbah cair dan sisa makanan. Ia juga berdialog dengan pengelola SPPG terkait mekanisme operasional yang akan diterapkan ketika fasilitas mulai berfungsi penuh.

Menurutnya, pengawasan terhadap SPPG dilakukan sejak proses pembangunan hingga menjelang operasional. Hal itu dilakukan agar setiap tahapan dapat dievaluasi apabila ditemukan kekurangan yang perlu segera diperbaiki.

“Kami ingin memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar. Kalau ada hal-hal yang masih perlu dibenahi, lebih baik diselesaikan sekarang sebelum pelayanan diberikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga : Riuh Porseni Warnai Lapas Malang, Semangat Kemerdekaan Terasa hingga Balik Jeruji

Selain aspek teknis, Danang juga menerima masukan dari pengelola terkait kebutuhan sumber daya manusia, distribusi makanan, serta dukungan sarana pendukung. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan yang diberikan nantinya dapat berjalan lebih efektif.

Hasil peninjauan menunjukkan kedua SPPG secara umum telah siap beroperasi. Meski demikian, masih terdapat beberapa catatan teknis yang akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari penyempurnaan sebelum operasional dilakukan secara maksimal.

“Tujuan kami bukan hanya memastikan gedungnya siap digunakan, tetapi memastikan seluruh sistem di dalamnya benar-benar mendukung pelayanan yang aman, higienis, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup mantan Kapolres Malang ini.