3 Amalan Malam Lailatul Qadar untuk Wanita Haid, Bisa Tetap Beribadah!
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
25 - Mar - 2025, 12:36
JATIMTIMES - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan di bulan Ramadan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam terakhir bulan suci ini karena malam tersebut lebih baik dari seribu bulan.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Qadr ayat 3:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
"Malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan."
Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda:
"Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran." (HR Ibnu Khuzaimah)
Namun, bagaimana dengan wanita yang sedang haid? Apakah mereka tetap bisa mengisi malam Lailatul Qadar dengan ibadah?
Dalam Islam, wanita yang sedang haid memang dilarang melakukan beberapa ibadah tertentu, seperti salat dan puasa. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:
وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَٱعْتَزِلُوا۟ ٱلنِّسَآءَ فِى ٱلْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ
"Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: 'Haid itu adalah suatu kotoran'. Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri." (QS Al-Baqarah: 222)
Meski demikian, wanita haid tetap bisa mengisi malam Lailatul Qadar dengan berbagai amalan yang diperbolehkan. Berikut tiga amalan yang bisa dilakukan oleh wanita yang sedang haid:
1. Membaca Al-Qur'an Tanpa Menyentuh Mushaf
Wanita yang sedang haid tetap diperbolehkan membaca Al-Qur'an, asalkan tidak menyentuh mushaf secara langsung. Sebagai alternatif, mereka bisa membaca Al-Qur'an melalui aplikasi di ponsel atau tablet.
Pendapat ini diperkuat oleh Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi dalam kitab Al-Wajiz fi Fiqh As-Sunnah Sayyid Sabiq, yang menyebutkan bahwa larangan membaca Al-Qur’an bagi wanita haid hanya berlaku jika mereka menyentuh mushaf secara langsung. Oleh karena itu, membaca Al-Qur'an melalui perangkat digital tetap diperbolehkan.
2. Berzikir dan Beristighfar
Zikir adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan di malam Lailatul Qadar, termasuk bagi wanita haid. Beberapa bacaan zikir yang bisa diamalkan antara lain:
• Tasbih: Subhanallah (Maha Suci Allah)
• Tahlil: La ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah)
• Tahmid: Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah)
• Takbir: Allahu Akbar (Allah Maha Besar)
Selain itu, memperbanyak istighfar juga sangat dianjurkan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Hud ayat 3:
وَأَنِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِى فَضْلٍ فَضْلَهُۥ ۖ وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَإِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat."
Dengan berzikir dan beristighfar, wanita haid tetap bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT di malam penuh berkah ini.
3. Berdoa dengan Khusyuk
Doa merupakan ibadah yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, termasuk di malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa pada malam istimewa ini. Salah satu doa yang dianjurkan adalah:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
"Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf dan Pemurah. Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku." (HR Tirmidzi)
Ada juga doa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan bacaan serupa:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
"Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf. Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku." (HR Abu Dawud)
Itulah 3 amalan yang bisa dijalankan oleh wanita haid di malam Lailatul Qadar atau di malam 10 terakhir bulan Ramadan. Meskipun tidak bisa menjalankan ibadah salat dan puasa, wanita haid tetap bisa meraih keberkahan malam Lailatul Qadar dengan melakukan amalan lain yang dianjurkan. Semoga informasi ini bermanfaat.
