Jumat Terakhir Rajab 2026 Bertepatan Isra Mikraj, Ini Waktu Paling Tepat Memperbanyak Amal
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
15 - Jan - 2026, 07:37
JATIMTIMES - Umat Islam kini berada di penghujung bulan Rajab 1447 Hijriah. Salah satu momen paling istimewa di akhir bulan ini adalah Jumat terakhir Rajab yang pada tahun ini bertepatan dengan 27 Rajab, hari peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Perpaduan antara hari Jumat dan malam Isra Mikraj menjadikan 16 Januari 2026 sebagai salah satu waktu paling mulia dalam kalender Islam. Ini menjadi kesempatan emas bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, doa, dan amal saleh.
Jumat Terakhir Rajab 2026 Jatuh pada 16 Januari
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, 27 Rajab 1447 H bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026. Tanggal ini sekaligus menjadi Jumat terakhir di bulan Rajab dan hari peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung ketika Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu. Karena itu, hari ini memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.
Keutamaan Jumat dan Malam Isra Mikraj
Dalam literatur klasik Islam, hari Jumat dan malam Isra Mi’raj termasuk waktu yang sangat dimuliakan. Ulama besar Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menyebut bahwa malam Isra Mi’raj termasuk di antara malam-malam pilihan yang dianjurkan untuk dihidupkan dengan ibadah.
Beliau mengingatkan bahwa waktu-waktu istimewa seperti ini adalah “ladang keuntungan” bagi orang yang ingin memperbanyak pahala. Siapa yang menyia-nyiakannya, berarti melewatkan peluang besar dalam urusan akhirat.
Benarkah Ada Amalan Khusus Jumat Terakhir Rajab?
Di tengah masyarakat, beredar beberapa amalan yang dikaitkan khusus dengan Jumat terakhir bulan Rajab. Salah satunya adalah membaca dzikir:
“Ahmadu Rasulullahi Muhammadur Rasulullahi”
sebanyak 35 kali ketika khatib berdiri di mimbar pada khutbah kedua.
Sebagian kitab menyebutkan amalan ini pernah diamalkan oleh beberapa ulama. Namun para peneliti hadits menyatakan tidak ditemukan dalil yang sahih dari Rasulullah SAW mengenai keutamaan khusus dzikir ini, sehingga tidak boleh diyakini sebagai ibadah yang pasti berpahala khusus.
Hal yang sama juga berlaku pada anjuran shalat 12 rakaat di malam Isra Mi’raj. Meski disebutkan dalam sebagian kitab, banyak ulama seperti Ibnu Hajar Al-Asqalani, Ibnu Rajab Al-Hanbali, dan Imam An-Nawawi menegaskan bahwa tidak ada hadits sahih yang mengkhususkan ibadah tertentu pada malam Isra Mi’raj.
Amalan yang Dianjurkan di Bulan Rajab dan Hari Jumat
Meski tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan, bulan Rajab tetap termasuk bulan haram yang penuh kemuliaan. Maka memperbanyak amal saleh di bulan ini sangat dianjurkan, apalagi jika bertepatan dengan hari Jumat.
Berikut amalan yang sesuai sunnah dan dapat diamalkan pada Jumat terakhir Rajab:
1. Perbanyak Istighfar dan Taubat
Rajab adalah momen tepat untuk membersihkan diri dari dosa. Perbanyak bacaan:
“Astaghfirullahal ‘adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.”
2. Puasa Sunnah
Baca Juga : 58 Siswa SDN 4 Sukowilangun Kalipare Terdampak Bangunan Kelas yang Ambruk
Puasa Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh tetap dianjurkan. Pada Rajab 1447 H, Ayyamul Bidh jatuh pada 2–4 Januari 2026. Niatkan sebagai puasa sunnah umum, bukan puasa Rajab khusus.
3. Membaca Doa Bulan Rajab
Doa yang populer diamalkan:
Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya’bana wa ballighnaa Ramadhan.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikan kami ke bulan Ramadhan.”
4. Perbanyak Dzikir dan Shalawat
Hari Jumat adalah waktu terbaik untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Semakin sering bershalawat, semakin dekat seorang hamba kepada Rasulullah.
5. Sedekah dan Kebaikan
Sedekah, membantu orang lain, dan berbuat baik memiliki nilai pahala besar, apalagi di bulan Rajab yang penuh kemuliaan.
6. Membaca Al-Qur’an dan Memperbaiki Salat
Membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat dianjurkan. Selain itu, peristiwa Isra Mi’raj mengingatkan pentingnya salat, sehingga ini menjadi momen tepat untuk memperbaiki kualitas salat wajib dan memperbanyak shalat sunnah seperti Dhuha dan Tahajud.
Jumat terakhir Rajab 2026 yang bertepatan dengan Isra Mi’raj bukan sekadar tanggal di kalender. Ia adalah momen langit terbuka untuk doa, taubat, dan harapan baru. Bukan soal banyaknya ritual, tetapi tentang ketulusan hati dalam mendekat kepada Allah.
Manfaatkan 16 Januari 2026 sebagai titik balik spiritual sebelum memasuki bulan Sya’ban dan Ramadhan. Semoga setiap doa yang dipanjatkan di hari mulia ini mendapat jawaban terbaik dari Allah SWT.
