Banjir Luapan Terjang Pujon, Rusak Sekolah hingga Posyandu
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
19 - Jan - 2026, 09:32
JATIMTIMES - Banjir luapan dilaporkan terjadi di Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Senin (19/1/2026). Dampak dari banjir luapan tersebut dilaporkan turut merusak sejumlah fasilitas umum pada sekolahan hingga Posyandu.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut, banjir luapan terjadi pada sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut pada akhirnya dilaporkan ke BPBD Kabupaten Malang pada pukul 19.00 WIB lantaran banjir luapan yang cukup parah.
Baca Juga : Gen Z Bukan Beban, Tapi Pasar Masa Depan: Ekonom Unidha Soroti Urgensi Reformasi KPR
"Hujan dengan intensitas deras di wilayah Pujon dan sekitarnya mengakibatkan gorong-gorong tersumbat kayu dan sampah yang menyebabkan air meluap ke jalan," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, saat dikonfirmasi disela-sela penanggulangan banjir luapan, Senin (19/1/2026) malam.
Sadono menyebut, bencana banjir luapan tersebut juga turut berdampak pada banyaknya material lumpur yang memenuhi akses jalan. "Selain itu Posyandu serta fasilitas umum pada sekolah SMP dan PAUD yang di antaranya berupa pagar juga roboh akibat terdampak banjir luapan tersebut," imbuhnya.
Peristiwa banjir luapan tersebut juga sempat viral di sejumlah media sosial. Berdasarkan dokumentasi video amatir di sejumlah WhatsApp Grup yang dihimpun JatimTIMES, nampak banjir di sejumlah titik yang cukup deras tersebut mencapai ketinggian hingga lutut orang dewasa.
Di sisi lain, disampaikan Sadono, meski aliran banjir luapan cukup deras, namun tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka pada peristiwa tersebut. "Kondisi saat ini penanganan banjir luapan telah selesai dan situasi sudah kondusif. Tidak ada pemukiman warga yang terdampak banjir," ujarnya.
Baca Juga : Jangan Keliru! Ini Bedanya Simulasi dan Gladi Bersih TKA SD dan SMP 2026
Pada penanggulangan bencana banjir luapan tersebut juga turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni mulai dari unsur BPBD dan PMI Kabupaten Malang, pihak Muspika Pujon, para relawan hingga perangkat desa dan masyarakat setempat.
"Penanganan banjir luapan termasuk pembersihan material lumpur dari badan jalan turut menggunakan cangkul dan sekop. Apabila ada perkembangan informasi akan kami sampaikan pada update berikutnya," pungkas Sadono.
