Gedung SMKN 4 Malang tampak depan. (Foto: Ima/MalangTIMES)
Gedung SMKN 4 Malang tampak depan. (Foto: Ima/MalangTIMES)

Belum lama ini, foto tampak depan gedung SMKN 4 Malang viral di media sosial Twitter. Sebuah akun mempostingnya dengan tweet "Selama pandemi sekolahku berubah jadi hotel." Di foto itu, logo RedDoorz memang terpampang besar di pagar sekolah.

Dikonfirmasi ke pihak sekolah, Wakil Kepala Bidang Humas SMKN 4 Malang Eko Wahyudi meluruskan bahwa sebenarnya SMKN 4 Malang sudah memiliki hotel sejak tahun 2018. Sebelum bekerja sama dengan RedDoorz, pihaknya juga sempat bekerja sama dengan Airy.

Baca Juga : Cegah Covid, Setiap Lembaga di Banyuwangi jadi Dinas Kesehatan dan Satpol PP

"Dulu memang awalnya untuk melayani tamu yang berkunjung ke SMK Negeri 4 Malang. Setelah adanya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sekitar tahun 2019 mulai kita komersialkan. Jadi bisa dipakai untuk masyarakat umum dan pada saat itu kita juga membuka jurusan perhotelan," paparnya.

Sebelum bekerja sama dengan Airy ataupun RedDoorz, hotel di SMKN 4 Malang disebut Edu House. Adanya hotel ini berawal dari adanya pembatasan jumlah rombongan belajar (rombel) dari Direktorat Pembinaan SMK sekitar tahun 2018. Setiap angkatan maksimal 24 kelas. 

Sementara, SMKN 4 Malang merupakan sekolah dengan jumlah rombel yang besar yang memiliki 32-33 kelas. Untuk itu, sekolah harus mengurangi 8 kelas. Sehingga ada beberapa ruangan yang kosong dan tidak ditempati. Nah, akhirnya salah satu inovasi dari manajemen sekolah adalah menyulap kelas menjadi hotel yang dinamakan Edu House tersebut.

Kerja sama dengan Airy sendiri dimulai pada pertengahan tahun 2019. Kerja sama itu berakhir sekitar April 2020. Beberapa saat kemudian, Airy bangkrut. Pihak sekolah pun mencari alternatif kerja sama lain. Dipilihlah RedDoorz yang mulai beroperasi tanggal 15 Juli 2020 kemarin.

"Yang mungkin menjadi viral karena logonya RedDoorz besar, beda dengan Airy, kalau Airy kecil. Dulu memang ada Airy, tapi logonya kecil di atas. Kalau ini kan besar dan kelihatan eye catching," terang Eko.

Eko mengakui, sebelum pihaknya bekerja sama dengan platform pemesanan dan manajemen hotel online seperti Airy dan RedDoorz memang tidak banyak yang tahu bahwa ada hotel di SMKN 4 Malang. Perkembangan hotel SMKN 4 Malang menjadi pesat setelah bekerja sama dengan platform tersebut.

Baca Juga : Saykoji Pertanyakan Pembayaran Sekolah dan Buku Cetak, Warganet Ributin Negeri v Swasta

"Saat weekend itu bisa full booking semua kamar kami (sebelum pandemi)," timpalnya.

Total kamar di hotel SMKN 4 Malang berjumlah 28 kamar yang tersebar di lantai 2 dan 3. Terdapat 3 varian kamar, di antaranya untuk 3 bedroom (family), 2 bedroom, dan 1 bedroom. Fasilitasnya mulai dari WiFi, TV, AC, kamar mandi dalam, kulkas, hingga hall untuk rapat dan acara lain.

Meski manajer, pengelola keuangan, resepsionis, office boy di bawah naungan BLUD, terkadang siswa perhotelan juga dilibatkan dalam pelayanan hotel untuk tujuan edukasi.

"Tujuan utamanya memang untuk mempercepat edukasi untuk siswa perhotelan. Jadi pada saat mereka membutuhkan praktik mereka akan kita libatkan, tapi secara terjadwal," pungkasnya.