Penemuan sesosok mayat perempuan mengapung di tepi Sungai Kalipinggir Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek hebohkan warga sekitar.
Sesosok mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh STJ warga sekitar yang hendak mancing di sungai pada Kamis malam (12/11/2020).
Baca Juga : Dianggap Merusak Lingkungan, 7 Pencari Ikan di Jombang Diseret Warga ke Kantor Polisi
Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan bahwa benar telah ditemukan sesosok mayat mengambang di sungai. Menurut identifikasi petugas, AKBP Doni menjelaskan bahwa mayat wanita tersebut berinisial TM (48).
"Hingga kini tim masih melakukan pendalaman, apakah ada unsur kesengajaan atau motif lain di balik peristiwa ini," ucap AKBP Doni, Jumat (13/11/2020).
Sementara itu, Kapolsek Tugu Iptu Supadi menyampaikan, penemuan mayat Mrs.x berawal pada Kamis (12/11/2020) sekitar pukul 21.15 WIB.
Mayat dengan kondisi mengambang di sungai ini pertama kali ditemukan oleh inisial MT (saksi) saat berangkat ke Sungai Kalipinggir bersama STJ untuk memancing.
Begitu sampai di sungai tersebut dan ketika akan mencari tempat untuk memancing, mendadak dikejutkan adanya sosok mayat yang mengambang di tengah sungai.
"Melihat, saksi langsung memberitahu warga sekitar yang kemudian peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Tugu," terang Iptu Supadi.
Selanjutnya ditambahkan Iptu Supadi, setelah mendapatkan laporan, petugas dan tim medis bersama tim identifikasi langsung mendatangi lokasi kejadian selanjutnya melaksanakan olah TKP.
Baca Juga : Nelayan dan Petani Tuntut PT. Bumi Subur Benahi IPAL dan Normalisasi Sungai
Selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek guna dilakukan pemeriksaan. Menurut keterangan sementara dari saksi-saksi bahwa mayat Mrs. X tersebut diduga ODGJ.
Karena sebelum kejadian perangkat desa setempat, pada siang harinya melihat korban sempat tiduran di Balai Desa Sukorejo.
Iptu Supadi mengimbuhkan, dugaan sementara korban jatuh dari jembatan Kalipinggir, kemudian hanyut dibawa arus sungai dan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sedangkan korban meninggal dunia akibat tenggelam," tutupnya.
