Jatim Times Network Logo
29/01/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Capai 102,17 Persen, Gus Muhdlor: Uang Pajak Dioptimalkan untuk Pembangunan Infrastruktur Sidoarjo

Penulis : Nur Hidayah - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - Nov - 2022, 05:06

Gus Muhdlor saat menyerahkan penghargaan kepada Kepala BPPD Pemkab Sidoarjo Ari Suryono
Gus Muhdlor saat menyerahkan penghargaan kepada Kepala BPPD Pemkab Sidoarjo Ari Suryono

JATIMTIMES - Realisasi penerimaan pajak daerah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mencapai 102,17 persen. Pajak yang dipungut dari 9 jenis pajak daerah tersebut akan dioptimalkan untuk pembangunan infrastruktur.

Total penerimaan pajak per 27 November kemarin sebesar Rp 1,091 triliun lebih besar dari target yang ditetapkan yakni Rp 1,068 triliun. Perimaan pajak dari sembilan jenis pajak daerah itu yang paling tinggi realisasinya yakni pajak BPHTB sebesar Rp 379, 761 miliar atau 114, 39 persen kemudian disusul Pajak Parkir sebesar Rp 16,315 miliar atau 108,77 persen.

Baca Juga : Dewan Pastikan Penggunaan BKK Desa di Kabupaten Malang Diawasi Ketat

Pajak Hiburan sebesar Rp 5,882 miliar atau 106,95 persen, Pajak Hotel sebesar Rp 17, 989 atau 102, 80 persen, selanjutnya Pajak PBB, Pajak Air Tanah masing-masing sudah mencapai 100 persen. Sedangkan pajak Penerangan Jalan, Pajak Reklame dan Pajak Restoran realisasinya masih belum mencapai 100 persen dan akan dimaksimalkan di akhir tahun 2022.

Gus Muhdlor mengapresiasi kinerja Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) yang telah bekerja maksimal dalam memaksimalkan pungutan pajak daerah. Ia menegaskan bahwa penerimaan pajak lebih dari Rp 1 triliun itu kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan.

"Mulai tahun 2021 sampai dengan 2024 nanti pembangunan di berbagai bidang dimaksimalkan. Proyek pembangunam infrastruktur yang banyak menyedot anggaran seperti proyek Frontage Road, Jalan Beton, pembangunan RSUD Sidoarjo Barat, penambahan 4 Puskesmas, dan proyek 2 unit sekolah SMPN 2 Tulangan dan SMPN 2 Prambon," ungkap Gus Muhdlor, pada Senin (28/11/2022).

Namun, ada pajak yang belum 100 persen terealisasi seperti pajak restoran, pajak reklame dan pajak penerangan jalan. Ketiganya belum mencapai target 100 persen. 

"Untuk jenis pajak di luar tiga itu semuanya bagus, sudah mencapai 100 persen, bahkan pajak BPHTB penerimaannya sampai 114, 39 persen. Penerimaan pajak tahun 2022 sudah melebihi target dan realisasinya sampai akhir tahun bisa bertambah lagi, terutama yang tiga jenis pajak belum sampai target tadi," jelasnya.

Baca Juga : Hasil Survei Indikator: BPOM Dinilai Pihak yang Paling Bertanggungjawab dalam Kasus Gagal Ginjal

Sementara Kepala BPPD Pemkab Sidoarjo Ari Suryono menyampaikan, tercapainya target penerimaan pajak tahun 2022 itu ditunjang dengan optimalisasi sosialisasi kepada para wajib pajak (WP). Selain itu, adanya fasilitas pelaporan pajak online yang disiapkan BPPD.

Ari juga menambahkan, dengan memberikan kemudahan kepada WP dalam melakukan transaksi pembayaran pajak melalui online perubahannya signifikan. Seperti Pajak Restoran dan Pajak Hotel. "Kemudahan transaksi pembayaran pajak online ini yang terus kita dorong, kita sosialisasikan kepada para WP agar saat membayar pajak tidak di akhir waktu," imbuhnya.

"Untuk tiga jenis pajak yang belum sampai 100 persen, akan dimaksimalkan di bulan Desember ini," pungkanya.


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

Nur Hidayah

Editor

Sri Kurnia Mahiruni