free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Ditolak RS Hermina Gara-Gara Bed Penuh, Warga Bareng Kota Malang Meninggal Dunia

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

12 - Mar - 2024, 22:30

Placeholder
Elia Widiana saat menunjukkan foto almarhum Wahy Widodo di rumah duka Jalan Bareng Tenes, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (12/3/2024). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Duka dan rasa kecewa mendalam menyelimuti keluarga almarhum Wahyu Widodo (63), warga Jalan Bareng Tenes, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (12/3/2024). Bagamana tidak. Sebelum meninggal, almarhum diduga tidak segera mendapatkan pertolongan saat dibawa ke Rumah Sakit Hermina Malang.

Almarhum mengembuskan napas terakhir sesaat setelah keluarga berjuang untuk membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar Malang (RSSA) Malang, Senin (11/3.2024). 

Baca Juga : Pasien Demam Berdarah Meninggal Dunia di Kota Batu Jadi 3 Orang

Sebelum meninggal, Wahyu sempat diperiksa oleh tim tenaga kesehatan Puskesmas Bareng. Karena kondisi kritis, dia  dilarikan ke RS Hermina Malang.

Jarak rumah Wahyu dengan RS Hermina sekitar 300 meter. Wahyu diantar menggunakan becak motor menuju RS Hermina.

"Datang belum ditangani lama. Bilang gak ada tempat tidurnya. Saya minta tolong ke susternya ngecek, nggak ada bed. Kita bingung," kata anak kedua almarhum Wahyu, Elia Widiana saat ditemui di rumah duka.

Elia pun meminta suster untuk mengecek kondisi Wahyu meski berada di atas becak motor. Memang saat itu suasana RS sedang ramai. Lalu ada suster melakukan pemeriksaan pupil mata dan denyut nadi.

Sayangnya setelah pemeriksaan mendasar itu, tidak ada tindak lanjut dari RS Hermina. Karena kondisi kritis dan anak panik, ada relawan yang datang sambil membawa ambulans.

Elia mengaku bersama yang lain pun sempat berdebat dengan pihak RS Hermina Malang kurang lebih selama 30 menit. "Saya minta ambulans gak direspons. Karena ada ambulans dari tim relawan yang baru menurunkan orang, jadi langsung ke RSSA," kata perempuan 26 tahun ini.

Baca Juga : Gas! Ini 23 Masjid Sekitar Kampus Malang yang Sediakan Buka Gratis

Pihak relawan mencoba memeriksa saturasi Wahyu dan menaikkan ke dalam ambulans. Karena kondisi kritis itu,  sesampainya di RSSA, Wahyu sudah dinyatakan tak bernyawa usai diperiksa oleh tenaga kesehatan di sana. 

"Kami kecewa dengan penanganan di sana (RS Hermina," ujar  Elia dengan raut wajah kecewa.

Usai kejadian tersebut, anggota DPRD Kota Malang Arif Wahyudi mendatangi RS Hermina Malang. Sesampainya di sana Arif ditemui Wakil Direktur RS Hermina Yuli Ningsih selama kurang lebih 30 menit, Selasa (12/3/2024).

"Dewan akan terus mendampingi. Kami kecewa dengan penanganan RS Hermina Malang yang begitu. Setelah bertemu infonya akan berbela sungkawa," terang Arif usai melakukan pertemuan tersebut.


Topik

Peristiwa RS Hermina tolak pasien pasien ditolak rumah sakit



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy