JATIMTIMES - Tanggal 30 Januari 2026 bertepatan dengan Jumat Pahing dalam penanggalan Jawa. Hari ini masuk Wuku Maktal dengan neptu 15, serta bersamaan dengan 11 Ruwah 1959 Jawa dan 11 Syakban 1447 Hijriah.
Perpaduan weton dan wuku ini dikenal membawa aura kepemimpinan yang kuat, rezeki yang terus tumbuh. Namun ada catatan, weton ini berpotensi memiliki konflik, terutama jika dipakai untuk bepergian.
Baca Juga : Pulang Kampung Tanpa Biaya! 6 Program Mudik Gratis 2026, Ada Bus, Kereta hingga Pesawat
Jumat Pahing memiliki neptu besar, yakni 15. Wataknya identik dengan sikap ramah, tutur kata halus, serta mudah disukai dalam pergaulan.
Karakter ini juga lekat dengan kejujuran dan cita-cita tinggi. Namun di balik pembawaan hangat tersebut, Jumat Pahing punya sisi keras dalam hati dan pendirian yang sulit digoyahkan.
Dalam hitungan pangarasan, weton ini berada pada Lakuning Srengenge. Watak ini menggambarkan pribadi yang bersinar, berwibawa, dan mampu memberi pengaruh positif di lingkungan sekitar.
Aura ini sering membuat Jumat Pahing tampak menonjol, dipercaya memimpin, sekaligus menjadi tempat orang lain mencari arahan.
Sementara itu, Pancasuda Jumat Pahing berada pada Tunggak Semi. Maknanya seperti pohon yang ditebang namun tumbuh kembali. Simbol ini dipercaya membawa keberuntungan yang terus berlanjut.
Rezeki weton ini disebut lumintu, pekerjaan cenderung lancar, dan peluang baru sering muncul meski sempat mengalami hambatan.
Wuku Maktal yang menaungi hari ini dilambangkan oleh Bathara Sakri, sosok pemberani yang membawa kekayaan dan kehormatan secara bersamaan.
Pohon nagasari menjadi simbol wuku ini, menggambarkan pribadi yang rupawan, pandai berbicara, dan mudah mendapat perhatian dari atasan.
Burung ayam hutan melambangkan kewibawaan serta kedekatan dengan lingkungan. Ada daya tarik yang membuat sosok dalam wuku ini disukai banyak orang.
Baca Juga : Beasiswa Garuda S1 2026 Resmi Dibuka, Siswa Kelas 12 Bisa Kuliah Gratis ke Luar Negeri
Namun wuku ini juga punya sisi negatif. Diibaratkan seperti gunung meletus, kata-kata bisa melukai jika tidak dijaga. Bahaya terbesar muncul saat pertengkaran terjadi.
Dalam tujuh hari Wuku Maktal, terdapat pantangan untuk tidak menuju arah Timur Laut jika berkaitan dengan urusan yang sangat penting.
Untuk aktivitas harian, Jumat Pahing di Wuku Maktal dinilai kurang baik digunakan untuk bepergian. Perjalanan rawan memicu masalah, mulai dari cekcok hingga gangguan di jalan.
Hari ini lebih cocok dimanfaatkan untuk pekerjaan yang membutuhkan fokus, ketekunan, serta tanggung jawab.
Dari sisi karier, Jumat Pahing dikenal mandiri, dermawan, setia, dan punya jiwa pemimpin. Bidang seperti kepemimpinan, wirausaha, hingga profesi yang menuntut konsistensi tinggi dianggap selaras dengan karakter weton ini.
Dalam urusan asmara, Jumat Pahing disebut cocok bersanding dengan pasangan berneptu 9 atau 14, seperti Rabu Pon, Jumat Kliwon, atau Sabtu Pahing.
