JATIMTIMES – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Kediri menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di seluruh wilayah Kabupaten Kediri menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Langkah ini diambil guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah potensi peningkatan permintaan pasar.
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan pengawasan ketat, mulai dari pasar tradisional, pasar modern, hingga ke tingkat distributor. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya praktik ilegal yang dapat merugikan konsumen.
Baca Juga : Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Malang Capai 13,73 Persen di Maret 2026
“Satgas Pangan Polres Kediri akan menindak tegas setiap pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara melanggar aturan, seperti melakukan penimbunan barang atau menaikkan harga secara tidak wajar,” tegas AKP Joshua pada Jumat (6/3/2026).
Polres Kediri tidak akan menoleransi segala bentuk permainan harga maupun distribusi pangan yang tidak sesuai ketentuan. Selain pengawasan rutin, tim Satgas Pangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Kediri untuk memetakan potensi gangguan distribusi di sektor pangan.
AKP Joshua menambahkan bahwa stabilitas pangan merupakan faktor krusial yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan dan kondusivitas masyarakat di wilayah hukum Kediri.
Pihak kepolisian juga meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan atau praktik spekulan di lapangan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam.
"Layanan Call Center 110 ini gratis. Silakan masyarakat bila menemukan adanya indikasi pelanggaran bisa menghubungi layanan tersebut agar kami dapat memberikan respons cepat," tuturnya.
Baca Juga : Polres Malang Ringkus Polisi Gadungan, Todong Pistol hingga Minta Tebusan Rp 40 Juta Saat Rampas Mobil
Menutup keterangannya, AKP Joshua mengimbau agar warga tetap tenang dan bijak dalam berbelanja. Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan dinas terkait, ketersediaan stok bahan pokok di wilayah Kediri dipastikan masih mencukupi.
"Masyarakat tidak perlu panic buying. Stok bahan pokok masih sangat tercukupi. Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada pedagang dan distributor agar tetap menjalankan usaha sesuai regulasi yang berlaku," pungkasnya.
