free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Malang Raya Hingga Awal April 2026

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

02 - Apr - 2026, 20:24

Placeholder
Prakirawan BMKG Karangploso Malang, Linda Fitrotul saat menujukkan peta kondisi cuaca potensi cuaca ekstrem di kantornya. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kondisi cuaca di wilayah Malang Raya dalam beberapa hari terakhir masih menunjukkan pola yang tidak menentu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso Malang mengimbau potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal April 2026, sehingga masyarakat diminta lebih waspada terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan.

Prakirawan BMKG Karangploso Malang, Linda Fitrotul, mengatakan bahwa peningkatan intensitas hujan saat ini dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang sedang tidak stabil. Hal ini membuat hujan berpotensi turun dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir dalam waktu singkat.

Baca Juga : Pengamanan Jumat Agung di Malang, Polisi Sterilisasi Gereja dengan Unit K-9

“Cuaca saat ini cenderung fluktuatif. Dalam satu hari bisa terjadi perubahan yang cukup signifikan, dari cerah ke hujan lebat dalam waktu singkat,” jelasnya, Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi tersebut tidak lepas dari sejumlah fenomena atmosfer yang terjadi secara bersamaan, sehingga memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah Jawa Timur, termasuk Malang Raya.

“Faktor pemicunya cukup kompleks, mulai dari gelombang atmosfer seperti Rossby dan Kelvin, suhu muka laut yang hangat, hingga pengaruh tidak langsung dari aktivitas siklon tropis di Samudera Hindia. Kombinasi ini membuat potensi hujan semakin tinggi,” imbuh Linda.

Dampak dari cuaca ekstrem ini pun sudah dirasakan masyarakat. Hujan deras yang terjadi beberapa saat lalu menyebabkan banjir di beberapa titik serta kejadian pohon tumbang di Kota Malang dan Kota Batu.

Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko bagi pengguna jalan, terutama akibat jalan licin dan jarak pandang yang menurun. “Selain banjir dan pohon tumbang, yang perlu diwaspadai adalah potensi kecelakaan karena visibilitas menurun saat hujan lebat,” imbuh Linda.

Baca Juga : WFH di Tengah Krisis Energi: Pakar Ingatkan Risiko Beban Sosial Baru

BMKG memprediksi situasi ini masih akan berlanjut hingga 4 April 2026. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik aplikasi maupun media sosial, agar bisa melakukan langkah antisipasi lebih awal,” ucap Linda.

Dengan kondisi yang masih dinamis, kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem menjadi hal penting, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah rawan bencana.


Topik

Peristiwa Prakiraan Cuaca cuaca jawa timur Kota Malan hujan petir



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni