Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

PUPR Magetan Tangani Banjir: Pantau Lewat Drone, Kebut Normalisasi Jalur Kebaran

Penulis : Basworowati Prasetyo Nugraheni - Editor : Nurlayla Ratri

07 - Apr - 2026, 06:57

Placeholder
penanganan banjir magetan oleh pupr.

JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah titik dalam beberapa pekan terakhir. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wakid, menegaskan bahwa langkah taktis melalui solusi jangka pendek kini tengah dikerjakan di lapangan.

Penegasan ini disampaikan Muhtar usai melakukan tinjauan lapangan bersama Bupati Magetan untuk melihat langsung titik-titik terdampak, mulai dari kawasan hulu hingga hilir, Senin (6/4/2026).

Baca Juga : Tingkatkan Kapasitas TPA, Pemkab Malang Bangun TPST di Tiga TPA

Muhtar menjelaskan bahwa sebelum menentukan langkah penanganan, pihaknya telah melakukan pemetaan udara menggunakan drone untuk menelusuri alur air dari kawasan Terung hingga Sukomoro.

"Data dari hasil drone tersebut sudah kami kumpulkan dan rapatkan dengan bidang terkait, mulai dari Bina Marga, SDA, hingga Cipta Karya. Kami juga sudah paparkan solusinya di hadapan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati," ujar Muhtar Wakid.

Fokus utama penanganan saat ini adalah normalisasi saluran air mulai dari kawasan Kebaran hingga area kantor Samsat. Menurut Muhtar, kawasan tersebut menjadi titik krusial karena adanya sedimentasi atau pendangkalan yang menyebabkan air meluap ke jalan dan permukiman warga.

"Hari ini sudah mulai kita kerjakan. Kita keruk sedimennya, kemudian kita buat tanggul di kiri-kanan dan diperkuat dengan bronjong agar air tidak meluber lagi. Panjang saluran yang dinormalisasi mencapai 1,5 kilometer," jelasnya.

Muhtar menargetkan pekerjaan fisik ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat. "Targetnya dua minggu ke depan sudah selesai. Kami juga terus berkoordinasi dengan warga karena area normalisasi bersinggungan dengan lahan milik masyarakat agar tidak muncul gejolak," tambahnya.

Selain normalisasi, Dinas PUPR juga mengusulkan penggunaan dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mengurangi volume air dari arah atas (Srogo).

Perubahan fungsi lahan dinilai menjadi pemicu meningkatnya debit air yang mengalir ke bawah.

Baca Juga : Bupati Sanusi Tunggu Perintah Pemerintah Pusat Terkait Pengurangan PPPK di Kabupaten Malang

Langkah konkret yang akan diambil adalah pembuatan sudetan di sebelah utara Srogo yang akan diarahkan langsung ke Kalisadon. Strategi ini diharapkan mampu membagi beban volume air sehingga tidak semua tumpah ke arah Kebaran dan Samsat.

Muhtar memaparkan bahwa banjir yang terjadi baru-baru ini dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi, mencapai 145 mm. Dalam kriteria teknis, angka di atas 100 mm sudah masuk kategori sangat tinggi, bahkan mendekati ekstrem (150 mm).

"Analoginya begini, 145 mm itu artinya dalam 1 meter persegi, air yang turun mencapai 145 liter. Jika luas area tangkapan hujan seperti di kawasan Samsat mencapai 300 hektare, maka volume air yang turun setara dengan 3.000 kubik secara bersamaan. Itu seperti bendungan yang jebol seketika," ungkapnya secara detail.

Terkait titik banjir di kawasan jalan provinsi ke arah Sarangan, Muhtar mengakui adanya ketidaksesuaian dimensi saluran. Banyak drainase yang dimensinya terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung kapasitas air dari hulu.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk membenahi saluran di kiri-kanan jalan tersebut. Ini masuk dalam rencana jangka menengah agar masyarakat tidak terus-menerus terdampak," pungkas Muhtar.


Topik

Pemerintahan magetan penanganan banjir dinas pupr magetan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Basworowati Prasetyo Nugraheni

Editor

Nurlayla Ratri