Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Resmikan Rumah Pompa, Bupati Ipuk Harapkan Dongkrak Produktifitas Pertanian di Banyuwangi 

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - May - 2026, 17:13

Placeholder
Bupati Ipuk Fiestiandani saat meresmikan rumah pompa di Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi (Istimewa)

JATIMTIMES – Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian di Banyuwangi, Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyalurkan bantuan berupa sumur bor dan jaringan irigasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. 

Bantuan sumur bor yang mampu mengairi lahan sawah seluas 50,63 hektar yang dikelola 63 petani, salah satunya diberikan kepada Kelompok Tani Keji Beling, Desa Kaotan, Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Percepatan Tanam, Produksi Padi  Diprediksi Naik Hingga 5 Persen 

“Adanya sumur bor ini memberikan kepastian ketersediaan air bagi petani sepanjang tahun. Sehingga dapat mendorong produktivitas pertanian sekaligus juga sebagai upaya antisipasi kekeringan jelang musim kemarau yang segera tiba,” ujar Bupati  Ipuk saat menghadiri peresmian rumah pompa di areal persawahan Poktan Keji Beling di sela-sela aktivitas Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), di Kaotan  Kamis (7/5/2026). 

Bupati Ipuk menuturkan keberadaan rumah pompa dan sumur bor tidak hanya membantu menjaga pasokan air irigasi, namun juga memberi manfaat ekonomi yang lebih luas. 

Dengan ketersediaan air yang stabil, petani mampu meningkatkan intensitas tanam, mempercepat masa tanam, hingga menekan risiko gagal panen saat musim kemarau.

Selain itu, rumah pompa menjadi pusat pengelolaan distribusi air yang lebih tertata dan efisien. Air dapat dialirkan secara merata ke area persawahan sehingga petani tidak lagi harus bergantian mendapatkan pasokan air seperti sebelumnya.

“Mari kita jaga bersama-sama fasilitas yang sudah tersedia ini supaya bisa digunakan secara jangka panjang untuk kesejahteraan semua,” pinta Bupati berkacamata itu. 

Sumur bor yang diresmikan tersebut merupakan bagian dari Program Optimasi Lahan (Oplah) dari Kementan. Optimasi lahan merupakan upaya meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas tanaman melalui penataan sistem pengairan serta penataan lahan.

Kegiatan Optimasi Lahan Tahun 2025 di Kabupaten Banyuwangi dilaksanakan untuk lahan seluas 1.008 hektar di tiga kecamatan, meliputi Kecamatan Rogojampi, Blimbingsari, dan Srono. 

Program tersebut mencakup pembangunan 29 unit sumur bor, pembangunan jaringan irigasi tersier sebanyak tiga unit dengan total panjang 300 meter dan bantuan benih untuk 1.001 hektar sawah dengan total 25.025 kilogram.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Siapkan Penanganan Jembatan Gotong Royong, Jembatan Sentul Ditingkatkan

Ketua Kelompok Tani Keji Beling Desa Kaotan, Isa Ansori, mengaku bersyukur atas bantuan sumur bor yang mereka terima.

 Menurut dia, sejak adanya sumur bor, ketersediaan air menjadi lebih melimpah dan stabil.

“Sebelum ada sumur bor, petani harus bergantian untuk dapat air, sekarang tidak lagi. Masa tanam dan panen juga bertambah yang tadinya dua kali setahun bisa tiga kali setahun. Kami juga tidak perlu khawatir lagi menanam di musim kemarau karena airnya cukup,” ujar Isa.

Isa menambahkan keberadaan rumah pompa dan sumur bor juga membuka peluang usaha baru bagi poktan. Selain untuk pertanian, air yang ada saat ini dimanfaatkan untuk budidaya ikan hingga wahana kolam renang anak yang dikelola kelompok tani.

“Penghasilan dari usaha itu sebagian digunakan untuk biaya operasional sumur bor, seperti membeli token listrik dan kebutuhan operasional kelompok tani lainnya,” imbuhnya.

Produksi padi Banyuwangi sendiri terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2025 produksi padi Banyuwangi mencapai 806.771 ton dengan luas tanam 121.319 hektar. Angka tersebut meningkat dibanding tahun 2024 yang mencapai 794.783 ton dengan luas tanam 119.651 hektar. 


Topik

Pemerintahan Rumah Pompa Bupati Ipuk Produktifitas Pertanian Banyuwangi 



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Sri Kurnia Mahiruni