Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Massa Aksi Demo BEM UI Diblokade Aparat Saat Hendak ke Bundaran HI

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

12 - Jun - 2026, 14:57

Placeholder
Momen para massa aksi mahasiswa UI mencoba membuka blokade aparat yang melarang demo di Bundaran HI. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Aksi demonstrasi bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil diwarnai pemblokadean massa oleh aparat kepolisian, Jumat (12/6/2026) siang. 

Massa aksi yang semula berencana menyampaikan aspirasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dilaporkan tertahan di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Semanggi.

Baca Juga : Dugaan Pengeroyokan Libatkan Petinggi KONI di Kota Batu, Polisi Periksa Enam Orang Saksi

Sejumlah bus yang mengangkut peserta aksi disebut dihentikan aparat saat bergerak menuju titik demonstrasi. Polisi kemudian mengarahkan massa agar tidak melanjutkan perjalanan ke Bundaran HI dan meminta mereka menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

Dalam video yang dibagikan akun Threads @one_oca, tampak puluhan polisi menghentikan bus yang membawa mahasiswa dengan almamater kuning.

Momen saat puluhan polisi menghentikan bus yang ditumpang mahasiswa UI. (Foto: Instagram)

Momen saat puluhan polisi menghentikan bus yang ditumpang mahasiswa UI. (Foto: Instagram)

Kondisi ini lantas menuai protes dari sejumlah peserta aksi dan warganet yang menilai penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin undang-undang.

Diketahui, aksi yang digelar BEM UI kali ini mengangkat sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi nasional. Mahasiswa menyoroti berbagai persoalan yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat.

Beberapa tuntutan yang disuarakan antara lain penolakan terhadap pemborosan APBN, desakan penurunan harga bahan pokok dan BBM, hentikan program MBG dan Kopdes hingga evaluasi terhadap kebijakan fiskal pemerintah.

Di tengah upaya menuju lokasi aksi, sebagian mahasiswa dilaporkan tertahan akibat adanya blokade aparat.

Akun Threads @nada_ari* mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa yang tertahan mencapai lebih dari separuh massa aksi.

"BEM UI memberikan pernyataan bahwa setengah dari mahasiswa diblokade. Ditahan di Semanggi, tidak bisa menuju HI. Jadi bukan tidak ada aksi tapi sedang mengupayakan ke lokasi," tulisnya.

Meski sebagian massa tertahan, sejumlah perwakilan mahasiswa tetap melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI. Akun @day* menyebut mahasiswa UI tetap berupaya menyampaikan sikap mereka di lokasi yang telah direncanakan sebelumnya.

"Bangga sekali dengan @bemui_official, walaupun rombongan mahasiswa UI yang jumlahnya ribuan masih ditahan polisi di area Senayan, beberapa perwakilan mahasiswa UI tetap ke Bundaran HI untuk menegaskan sikap bahwa mereka tidak akan mengganti lokasi demo seperti permintaan polisi karena polisi tidak ada alasan yg jelas melarang mereka demo di Bundaran HI," tulisnya.

Ia juga menyebut para mahasiswa yang telah berada di Bundaran HI masih menunggu rekan-rekan mereka yang tertahan di kawasan Semanggi.

"Mereka masih menunggu teman-teman yg diblokade utk berkumpul di HI. AYO NETIZEN TAG POLISI UNTUK BUKA BLOKADE," lanjut unggahan tersebut.

Pemblokadean massa aksi turut menuai beragam respons di media sosial. Sebagian mempertanyakan alasan aparat menghalangi mahasiswa menuju titik demonstrasi.

Baca Juga : BIGBANG Umumkan Tur Dunia 20 Tahun Debut, Jakarta Masuk Daftar Kota Konser

Akun Threads @ritsura** membandingkan dengan aksi buruh pada Hari Buruh Internasional beberapa waktu lalu yang tetap berlangsung meski menyebabkan kemacetan panjang.

"UNTUK APARAT, ATAS DASAR APA KALIAN MENAHAN & MEM-BLOKADE TEMAN-TEMAN MAHASISWA KAMI??? KARENA MACET? INI ADALAH FOTO TANGGAL 1 MEI 2026 KEMARIN, KEADAAN LALU LINTAS STUCK, SAAT DEMO BURUH MENUJU MONAS HANYA UNTUK MELIHAT KEPALA KALIAN JOGET-JOGET & LEPAS BAJU!" tulis akun tersebut.

Ia menambahkan, "KEMACETAN DIATAS BERLANGSUNG & MEMAKAN WAKTU ±5 JAM!!!"

Sementara itu, akun @paltiwest juga menyoroti pemblokadean yang terjadi sejak awal aksi. "Belum apa-apa dah dihalangi demo mahasiswa.. Padahal masih baru mulai.." tulisnya.

Akun @one_oce turut mengunggah video bus mahasiswa yang dihentikan aparat. "Dihadang parcok..!! Bis Mahasiswa/i UI. Pak, menyampaikan pendapat di muka umum (DEMO) itu dilindungi UU," tulisnya.

Warganet lainnya menilai apabila pemberitahuan aksi telah disampaikan sebelumnya kepada kepolisian, maka alasan pelarangan lokasi seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka. 

"Demo atau bersuara adalah hak dengan kewajiban melapor dgn layangkan surat sebelumnya. Lalu jika sdh melapor tmsk ttg venue dll kenapa harus dihadang?!? dan bukan malah jawab layangan surat dgn substansi venue yang tdk diperbolehkan misalnya?!?" tulis akun @egon_****.

Ia juga menilai Bundaran HI merupakan ruang publik yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan penyampaian pendapat.

"Lagipula Bundaran HI itu ruang publik ikonik layaknya ruang publik lain yang sering dipake demo; Trafalgar Square, Gorky Park dll," lanjutnya.

Dalam rekaman yang beredar, tampak pula sejumlah mahasiswa merapatkan barisan dan berupaya membuka blokade aparat agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI.

Menurut keterangan akun Instagram Story Rakyat, alasan blokade aparat dilakukan karena massa mahasiswa hendak berdemonstrasi di Bundaran HI yang merupakan zona larangan unjuk rasa. Polisi mengarahkan agar aksi dipindahkan ke kawasan Gedung DPR/MPR demi menjaga kelancaran lalu lintas dan jantung perekonomian.

Hingga berita ini ditulis, penyekatan dan blokade yang dilakukan oleh pihak kepolisian di kawasan Dukuh Atas dan Semanggi tersebut diwarnai ketegangan hingga viral menjadi sorotan di media sosial. 


Topik

Peristiwa demo demo bem ui bem ui demo jakarta demo mahasiswa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa