Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Ini Pesan dan Harapan Rais Aam PBNU Saat Membuka Munas-Konbes NU 2026

Penulis : Bambang Setioko - Editor : Nurlayla Ratri

21 - Jun - 2026, 08:08

Placeholder
Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 secara resmi dibuka dengan pemukulan kenteng sembilan kali oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). Foto: (Istimewa)

JATIMTIMES – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 secara resmi dibuka dengan pemukulan kenteng sembilan kali oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar. Pembukaan dilakukan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Harapan Keberkahan dari Rais Aam

Baca Juga : 7 Sikap yang Bikin Seseorang Terlihat Lebih Menarik Menurut Psikologi, Bukan Cuma Soal Penampilan

Dalam khutbah iftitahnya, KH Miftachul Akhyar mengatakan Munas dan Konbes NU 2026 diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan pengurus NU.

"Yang kami harapkan ada setitik debu keberkahan yang bisa kita bawa pulang yang menjadikan semua pengurus tanfidiziyah Syuriyah memperoleh khusnul khotimah dalam khidmah NU," kata Kiai Miftach.

Syukur Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso

Senada, Pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso KH Nurul Huda Djazuli mengaku bersyukur karena Munas-Konbes NU 2026 berlangsung dalam situasi yang menggemparkan dan meriah.

"Mugi-mugi (mudah-mudahan) ingkang saestu (yang sesungguhnya) untuk perkembangan NU sesuai dengan slogan yang selalu dibunyikan," jelasnya.

Kiai Huda menegaskan bahwa jika NU hidup, pondok pesantren juga akan tetap hidup. Karenanya, ia mengapresiasi seluruh pengurus NU yang hadir dan terus menghidupkan NU.

"Niat ikhlas lillahi taala InshaAllah Allah akan memberikan balasan," katanya.

Gus Yahya: Momentum Persiapan Muktamar ke-35

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan bahwa Munas dan Konbes NU 2026 menjadi momentum penting untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU.

"Kita akan menuju pada penghujung dari khidmah kepengurusan Nahdlatul Ulama di masa khidmah ini. Dalam bergerak besar dengan Musyawarah Alim Ulama dan Konferensi Besar kali ini di Pondok Pesantren Al-Falah, kita akan mempersiapkan semua yang kita perlukan untuk melaksanakan Muktamar ke-35 yang akan datang," ujar Gus Yahya.

Baca Juga : Prof M Nuh: Materi Munas dan Konbes Dinamis

Ia menambahkan, persiapan ini bukan hanya tanggung jawab PBNU, tetapi juga seluruh jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Indonesia.

"Maka, ini adalah kesempatan kita semua. Kesempatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama beserta segenap pimpinan Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama seluruh Indonesia untuk melakukan yang terbaik bagi jam'iyah ini," katanya.

Gus Yahya juga mengajak seluruh peserta Munas dan Konbes untuk mencurahkan ketulusan khidmah demi kepentingan organisasi.

"Untuk mencurahkan segenap ketulusan khidmah yang kita miliki demi mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi jam'iyah yang kita cintai ini," ujarnya.

Rangkaian Acara Pembukaan

Perhelatan bertema "Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa" ini dibuka dengan pembacaan shalawat oleh Nasyid Al Falah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 102-103 oleh Ustadz Shohib Abidin yang berisi pesan ketakwaan dan pentingnya menjaga persatuan umat. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, yang diikuti seluruh peserta Munas-Konbes NU 2026 secara serempak.

Pembukaan ini turut dihadiri Mustasyar PBNU KH Mustofa Bisri, KH Ma'ruf Amin, dan KH Said Aqil Siroj, Pengasuh Utama Ponpes Al-Falah Ploso KH Nurul Huda Djazuli, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Anwar Mansur, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur Emil Dardak.

Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 ini diikuti pengurus PBNU, PWNU, PCNU dan para alim ulama, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai bagian dari rangkaian persiapan organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU.


Topik

Peristiwa munas pbnu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Bambang Setioko

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa