Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

7 Kios UMKM di Sawojajar Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp 700 Juta

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

25 - Jul - 2026, 11:22

Placeholder
Petugas saat berupaya memadamkan api di kawasan pujasera Jalan Danau Ranau, belakang Superindo Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Aktivitas para pelaku UMKM di kawasan pujasera Jalan Danau Ranau, belakang Superindo Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mendadak lumpuh setelah kobaran api melalap tujuh kios pada Jumat (24/7/2026) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh kios UMKM terdampak dan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp 700 juta.

Laporan kebakaran pertama diterima UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang pada pukul 21.35 WIB dari seorang warga bernama Eko Setiawan. Hanya berselang dua menit, lima unit mobil pemadam beserta 15 personel langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Baca Juga : Wilayah Jatim dan Sekitarnya Diguncang 121 Gempa Dalam Sepekan

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Laporan kami terima pukul 21.35 WIB. Tim langsung berangkat pukul 21.37 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 21.43 WIB dengan jarak tempuh sekitar 4,7 kilometer,” kata Pandu, Sabtu (25/7/2026).

a

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati kobaran api telah membesar dan menguasai sebagian kawasan pujasera. Prioritas pertama yang dilakukan adalah menyelamatkan kios-kios yang belum tersentuh api sebelum memusatkan upaya pemadaman pada titik kebakaran.

“Strategi yang dilakukan petugas adalah melakukan blocking area agar api tidak menjalar ke kios lainnya. Setelah itu kami melakukan pemadaman secara menyeluruh dan dilanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelasnya.

Proses penanganan berlangsung cukup lama karena material bangunan dan banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam kios membuat api sulit dipadamkan. Selama operasi berlangsung, petugas menghabiskan sekitar 20 ribu liter air hingga api benar-benar dapat dikendalikan.

“Operasi pemadaman dimulai pukul 21.44 WIB dan selesai pada pukul 23.00 WIB. Setelah dipastikan aman, personel kembali ke markas pada pukul 23.10 WIB,” imbuh Pandu.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, area yang terdampak mencapai sekitar 470 meter persegi. Dugaan awal, sumber api berasal dari dapur salah satu warung pecel lele yang berada di kompleks pujasera tersebut.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Blitar Serahkan Klaim Jaminan Kematian kepada Ahli Waris Peserta KUR BRI

“Penyebab sementara mengarah pada kebakaran yang berasal dari dapur warung pecel lele. Namun untuk penyebab pastinya, tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak yang berwenang,” ungkapnya.

Meski api menghanguskan tujuh kios UMKM, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pemilik serta pengunjung berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api membesar.

“Tidak ada korban meninggal maupun korban luka dalam kejadian ini. Fokus kami saat itu adalah mengamankan area, memutus penyebaran api, kemudian melakukan pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” terang Pandu.

Dalam proses penanganan kebakaran, UPT Pemadam Kebakaran juga mendapat dukungan dari sejumlah unsur, mulai Polresta Malang Kota, PLN, babinsa, relawan RJT, hingga komunitas setempat. Sinergi tersebut dinilai membantu mempercepat pengamanan lokasi dan memperlancar proses pemadaman.

Sementara itu, akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 700 juta. Hingga kini, penyelidikan penyebab pasti kebakaran masih dilakukan oleh aparat terkait, sementara para pemilik kios mulai mendata barang dagangan yang hangus terbakar.


Topik

Peristiwa Kebakaran pujasera terbakar Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy