Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Update Korban Tewas Gempa NTT Capai 71 Orang, BMKG Catat 3.002 Gempa Susulan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Nurlayla Ratri

19 - Aug - 2026, 19:12

Placeholder
Dampak gempa di NTT Sabtu (15/8/2026). (Foto X @indepenSumatera)

JATIMTIMES - Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mendapat kabar duka setelah jumlah korban meninggal dunia akibat gempa dahsyat yang mengguncang wilayah tersebut bertambah. Hingga Rabu (19/8/2026), total korban tewas tercatat mencapai 71 orang.

Informasi terbaru itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga : Kampung Pancasila Surabaya Siap Berkompetisi Mulai September 2026

"Jumlah korban ada bertambah satu orang menjadi 71 (meninggal dunia), yaitu di Kabupaten Nagekeo," ujar Berton.

Berton juga menyampaikan duka cita pemerintah dan kementerian/lembaga atas jatuhnya korban dalam bencana gempa NTT.

"Kami segenap pemerintah maupun kementerian/lembaga yang ada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya keluarga kita yang saat ini ada di tempat tempat pengungsian dan daerah terdampak di NTT," katanya.

3.002 Gempa Susulan Terjadi di NTT

Di tengah proses penanganan dan evakuasi korban, aktivitas gempa susulan masih berlangsung di sejumlah wilayah NTT.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 3.002 aktivitas gempa bumi susulan hingga Rabu (19/8/2026) pukul 14.00 WIB.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan, gempa susulan tersebut memiliki kekuatan mulai dari magnitudo 1,1 hingga yang terbesar mencapai magnitudo 6,2.

"(Update) tanggal 19 Agustus 2026 pukul 14.00, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.002 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 1,1 sampai 6,2," ujar Nelly.

Dari ribuan gempa susulan tersebut, 86 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat. Sementara itu, sebanyak 25 gempa susulan memiliki magnitudo lebih dari 5.

Baca Juga : Cegah Jalan Lingkungan Jadi Lahan Parkir, RW 1 Pucang Sewu Surabaya Terapkan Denda Rp500 Ribu

BMKG menjelaskan banyaknya gempa susulan merupakan bagian dari proses alam setelah gempa utama berkekuatan besar terjadi.

Nelly mengatakan, aktivitas tersebut berkaitan dengan proses penyesuaian kerak bumi sekaligus pelepasan energi untuk mencapai kondisi keseimbangan baru setelah gempa utama.

"Perlu diketahui masyarakat gempa susulan ini cukup banyak kenapa karena itu adalah bagian dari proses penyesuaian kerak bumi atau pelepasan energi sehingga mendapatkan keseimbangan yang baru setelah terjadinya gempa utama yang besar," jelasnya.

Menurut Nelly, masyarakat di wilayah terdampak masih perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan dalam beberapa hari ke depan.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.


Topik

Peristiwa gempa ntt korban jiwa penyaluran bantuan gempa susulan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Nurlayla Ratri