JATIMTIMES – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Situbondo menggelar edukasi jurnalistik bertajuk “Menyelami Kerja Wartawan: Menyingkap yang Tersembunyi”, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi media sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tugas dan tanggung jawab wartawan dalam menjalankan profesinya.
Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari kepala sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan SMA sederajat, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) tingkat SD sederajat, Fatayat, TP PKK, hingga IPNU dan IPPNU.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Zeiniya mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara DPRD Jawa Timur dan PWI Kabupaten Situbondo dalam memberikan literasi jurnalistik kepada masyarakat.
“Ini bentuk sinergi kami, DPRD Provinsi Jawa Timur dengan teman-teman Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Situbondo untuk memberikan literasi jurnalistik. Salah satunya terkait aturan yang mengikat teman-teman wartawan dalam bekerja,” ujar Zeiniya dalam sambutannya.
Menurut Zeiniya, pemahaman mengenai jurnalistik penting dimiliki masyarakat agar publik mengetahui bagaimana proses kerja wartawan, mulai dari menghimpun informasi, melakukan verifikasi, hingga menyajikannya menjadi sebuah berita.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat tidak hanya menjadi pembaca berita, tetapi juga dapat ikut mengawasi dan mengontrol proses kerja pers agar tetap berjalan sesuai dengan aturan dan etika jurnalistik.
“Mari kita dukung pers yang menjunjung tinggi kejujuran, keadilan dan keberimbangan, yang berpedoman pada UU Nomor 40 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik,” tegasnya.
Sementara itu, pemateri kegiatan Sosialisasi Dewan atau Sowan DPRD Provinsi Jawa Timur, Masuki M. Astro, mengapresiasi kolaborasi antara PWI Kabupaten Situbondo dan DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.
Baca Juga : APBD Situbondo 2027 Diproyeksikan Rp1,356 Triliun, Fokus Jalan Rusak hingga Kesehatan Masyarakat
Menurut dia, kerja sama semacam itu memang perlu terus diperkuat karena dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap profesi wartawan sekaligus memperkuat keberadaan pers yang profesional.
“Ini bentuk dukungan dari DPRD Jawa Timur terhadap profesi wartawan. Karena PWI ini organisasi profesi yang salah satu tugasnya menegakkan KEJ, untuk menjaga marwah profesi wartawan Indonesia,” kata Masuki.
Ketua PWI Kabupaten Situbondo Diana menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kebijakan. Menurut dia, kolaborasi tersebut penting untuk memperluas edukasi jurnalistik kepada masyarakat.
“Kami terus membangun sinergi dengan para pemangku kebijakan seperti pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, termasuk dengan ormas, untuk ikut mendukung kami memberikan edukasi jurnalistik kepada publik,” tegas Diana.
Ia menambahkan, literasi media menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antara pers dan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, publik diharapkan mengetahui batasan, aturan, serta mekanisme kerja wartawan dalam memperoleh dan menyampaikan informasi.
