JATIMTIMES - Misa pelantikan Paus Leo XIV yang berlangsung pada Minggu (18/5/2025) sudah selesai diselenggarakan. Momen ini menandai dimulainya masa kepemimpinan Paus Leo XIV sebagai pemimpin gereja Katolik di seluruh dunia.
Dalam momen misa pelantikan itu, Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina menjadi perwakilan Vatikan yang memakaikan cincin Fisherman's Ring kepada Paus Leo XIV.
Baca Juga : Paus Leo XIV Resmi Dinobatkan sebagai Pemimpin Gereja Katolik Dunia
Fisherman's Ring atau Cincin Sang Nelayan menjadi lambang kekuasaan dan otoritas tertinggi Paus dalam Gereja Katolik Roma. Cincin nelayan ini bukan sekadar perhiasan, tetapi memiliki makna simbolik dan fungsi historis yang penting bak mahkota bagi seorang raja.
Arti Cincin Nelayan Paus Leo XIV
The Vatican’s Office for Liturgical Celebrations of the Supreme Pontiff sebelumnya lebih dulu merilis gambar resmi Cincin Nelayan yang akan dikenakan Paus Leo XIV sebelum misa pelantikan berlangsung.
Cincin yang dikenakan Paus Leo XIV ini menampilkan gambar Santo Petrus, yang dalam Injil Matius 16:19 diberikan kunci Kerajaan Surga, dan dalam Lukas 22:32 diminta oleh Yesus untuk menguatkan saudara-saudaranya dalam iman dan misi.
“Dengan demikian, Cincin Nelayan mengotentikasi iman dan melambangkan tugas yang dipercayakan kepada Paus pertama,” demikian disampaikan oleh kantor liturgi tersebut.
Disebut “Cincin Nelayan” atau “Cincin Penangkap Ikan” karena Petrus dikenal sebagai Rasul nelayan, cincin ini melambangkan garis keturunan berkelanjutan dari Santo Petrus hingga Paus masa kini.
Simbol kepausan ini telah menjadi bagian dari tradisi sejak setidaknya abad ke-13. Hingga tahun 1842, cincin tersebut digunakan sebagai cincin meterai untuk menyegel dokumen resmi Paus.
Saat ini, meskipun hanya digunakan secara simbolis, setiap Paus tetap menerima cincin yang khas dan bersifat pribadi.
Baca Juga : Update Kecelakaan di Jurang Poncokusumo: Sopir Mengantuk, 1 Wisatawan Bromo Meninggal
Setelah wafatnya seorang Paus, Cincin Nelayan miliknya, bersama Meterai Timbal, akan dihancurkan dengan pahat untuk mencegah pemalsuan.
Pada tahun 2013, Paus Fransiskus menerima cincin perak berlapis emas yang sebelumnya dimiliki oleh sekretaris Paus Paulus VI.
Sementara itu, Paus Benediktus XVI menggunakan cincin emas dengan relief Santo Petrus sedang memancing dari atas perahu.
Sementara Paus Leo XIV mengenakan cincin bergambar Santo Petrus yang memegang kunci dan jala, menandakan penyerahan tugas apostolik dari penerus ke penerus.
Sebagai Paus ke-267, ia secara resmi mengemban misi yang telah dipercayakan kepada Santo Petrus lebih dari dua milenium yang lalu.
