free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

26 Agustus Memperingati Hari Apa? Ada HUT Pos Indonesia ke-279 hingga Hari Kesetaraan Perempuan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

26 - Aug - 2025, 10:56

Placeholder
Kalender 26 Agustus 2025. (Foto: Pars Today)

JATIMTIMES - Setiap tanggal dalam kalender Masehi punya cerita tersendiri. Begitu juga dengan 26 Agustus yang ternyata diperingati dengan berbagai momen penting, baik di Indonesia maupun dunia. Lalu, tanggal 26 Agustus memperingati apa saja?

Di Tanah Air, tanggal ini menjadi Hari Ulang Tahun (HUT) Pos Indonesia ke-279 sekaligus HUT Densus 88 Antiteror. Sementara di Amerika Serikat, 26 Agustus dikenal sebagai Hari Kesetaraan Perempuan, dan di Papua Nugini diperingati sebagai Hari Pertobatan Nasional. Berikut JatimTIMES rangkum momen penting yang diperingati tiap 26 Agustus: 

Baca Juga : Miniatur Masjid Jami’ Baitul Amin dari Bambu, Menjadi Juara Terbaik di Festival Dewi Cemara

HUT Pos Indonesia ke-279

Tanggal 26 Agustus menjadi peringatan HUT Pos Indonesia yang ke-279. Momentum ini menandai panjangnya perjalanan layanan pos yang sejak dahulu hadir melayani masyarakat.

Dilansir dari laman resmi Pos Indonesia, kantor pos pertama berdiri di Batavia pada 26 Agustus 1746 atas prakarsa Gubernur Jenderal G.W Baron van Imhoff. Tujuannya sederhana, yakni menjamin keamanan surat, khususnya bagi para pedagang dan hubungan dengan Belanda.

Seiring waktu, Pos Indonesia terus mengalami transformasi. Dari Jawatan PTT, PN Postel, PN Pos dan Giro, Perum Pos dan Giro, hingga akhirnya resmi menjadi PT Pos Indonesia (Persero) pada Juni 1995. Kini, Pos Indonesia hadir dengan lebih dari 24 ribu titik layanan dan terus berinovasi melalui layanan digital seperti electronic mobile pos.

HUT Densus 88

Selain HUT Pos Indonesia, tanggal 26 Agustus juga diperingati sebagai hari lahir Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88).

Mengutip laman PID Polda Kepulauan Riau, Densus 88 resmi berdiri pada 26 Agustus 2004 saat diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya kala itu, Irjen Firman Gani. Namun, gagasan pembentukan pasukan khusus ini sudah lebih dulu digagas oleh Kombespol Gories Mere, perwira asal Flores.

Pembentukan Densus 88 mengacu pada Skep Kapolri No. 30/VI/2003 tertanggal 20 Juni 2003, yang merujuk pada UU No. 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Berdasarkan aturan itu, Densus 88 punya kewenangan luas, termasuk menangkap terduga teroris berdasarkan laporan intelijen dengan masa penahanan hingga 7 x 24 jam.

Dari segi persenjataan, satuan ini dibekali senjata modern seperti Colt M4, Steyr AUG, HK MP5, Armalite AR-10, hingga shotgun Remington 870. Namun, secara perlengkapan, Densus 88 masih berada di bawah pasukan antiteror negara maju seperti SWAT di Amerika Serikat.

Hari Kesetaraan Perempuan di Amerika Serikat

Beralih ke Amerika, tanggal 26 Agustus diperingati sebagai Hari Kesetaraan Perempuan. Peringatan ini merujuk pada momen pengesahan hak pilih bagi perempuan di negara tersebut.
Melansir National Today, perjuangan perempuan Amerika sudah dimulai sejak abad ke-19. Kala itu, mereka dilarang menggunakan hak pilih, meski hak tersebut seharusnya dimiliki semua warga negara.

Gerakan perempuan kemudian mengajukan Amandemen ke-19 pada 1878, namun sempat gagal. Perubahan mulai terjadi setelah kontribusi besar perempuan dalam Perang Dunia I diakui. Akhirnya, pada 1920, amandemen itu disahkan sehingga perempuan resmi mendapat hak pilih.

Baca Juga : Keutamaan Membaca Shalawat di Bulan Rabiul Awal: Dibalas 10 Kali Lipat Pahala!

Kongres Amerika Serikat kemudian menetapkan 26 Agustus sebagai Hari Kesetaraan Perempuan pada 1971. Hingga kini, hari tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan menuju kesetaraan gender belum berakhir.

Hari Pertobatan Nasional di Papua Nugini

Di Papua Nugini, 26 Agustus ditetapkan sebagai Hari Pertobatan Nasional. Peringatan ini menjadi momentum doa bersama umat Kristiani di negara tersebut.

Mengutip National Today, Papua Nugini sempat mengalami krisis politik pasca merdeka dari Australia pada 16 September 1975. Situasi memuncak pada 2011 ketika Patrick O'Neill dan Sir Michael Somare sama-sama mengklaim diri sebagai Perdana Menteri.

Meski Mahkamah Agung berpihak pada Somare, parlemen justru mendukung O'Neill. Konflik ini baru mereda setelah pemilu yang menetapkan O'Neill sebagai PM hingga 2019. Tak lama setelah menjabat, ia menetapkan 26 Agustus sebagai Hari Pertobatan Nasional.

Pendeta Jack Edward menjelaskan, Hari Pertobatan Nasional dimaksudkan sebagai momen doa dan pertobatan untuk memohon ampun atas dosa bangsa Papua Nugini.

Itulah deretan peringatan pada 26 Agustus 2025. Dari HUT Pos Indonesia hingga Hari Kesetaraan Perempuan, semuanya punya makna penting masing-masing. Semoga informasi ini menambah wawasan Sobat JatimTIMES ya. 


Topik

Peristiwa Hari apa libur nasional cuti bersama



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya