JATIMTIMES - Bulan Syaban menjadi salah satu momentum istimewa dalam kalender Islam. Letaknya yang tepat sebelum Ramadhan membuat bulan ini kerap dimanfaatkan umat Islam untuk mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun mental, sebelum memasuki bulan puasa.
Salah satu amalan yang dianjurkan dibaca selama Syaban adalah memperbanyak doa. Sejumlah doa bahkan secara khusus disarankan untuk diamalkan pada bulan ini, dengan tujuan memohon keberkahan, keselamatan, hingga ampunan dosa sebelum Ramadhan tiba.
Baca Juga : Catat! Imlek 2026 Jatuh Februari, Ini Jadwal Libur Panjang dan Shionya
Berikut tiga doa yang dianjurkan diamalkan selama bulan Syaban, lengkap dengan makna dan waktu terbaik membacanya.
1. Doa Memohon Umur Panjang agar Dipertemukan dengan Ramadhan
Syaban sering dimaknai sebagai bulan harapan agar Allah SWT memberikan kesempatan umur untuk bertemu Ramadhan. Karena itu, doa memohon keberkahan usia menjadi salah satu amalan yang banyak dianjurkan.
Doa ini merupakan doa yang juga lazim dibaca sejak bulan Rajab, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhânâ
Artinya:
“Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Bulan Sya’ban. Sampaikan kami dengan Bulan Ramadhan.”
Doa ini memiliki dasar dari hadits Rasulullah SAW:
كان إذا دخل رجب قال اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان
Artinya:
“Jika masuk bulan Rajab, Rasulullah berdoa, ‘Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Sya‘ban. Sampaikan kami ke Bulan Ramadhan.’”
Syekh Ibnu Rajab menjelaskan bahwa hadits ini menjadi dalil anjuran memohon panjang umur agar dapat menjumpai waktu-waktu utama untuk memperbanyak amal saleh. Penjelasan ini dikutip oleh Syekh Abdur Rauf Al-Munawi dalam Faidhul Qadir bi Syarhi Jami‘is Shaghir:
قال ابن رجب: فيه أن دليل ندب الدعاء بالبقاء إلى الأزمان الفاضلة لإدراك الأعمال الصالحة فيها فإن المؤمن لا يزيده عمره إلا خيرا
Artinya:
“Syekh Ibnu Rajab mengatakan, dalam hadits ini terdapat dalil anjuran berdoa agar dipanjangkan umur hingga waktu-waktu utama (Ramadhan) untuk meraih amal saleh. Sebab, bertambahnya usia seorang mukmin tidak lain adalah bertambahnya kebaikan.”
Doa ini dapat dibaca kapan saja selama Syaban, terutama setelah shalat atau di waktu mustajab.
2. Doa Memohon Rasa Aman dan Kekhusyukan Ibadah
Syaban juga dianjurkan diisi dengan doa memohon ketenangan, keimanan, serta perlindungan dari gangguan setan. Doa ini bertujuan agar ibadah yang dijalani semakin khusyuk dan bernilai.
Baca Juga : LPDP 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, PNS hingga Umum Bisa Daftar: Cek Syarat, Jadwal, dan Programnya
Berikut lafal doanya:
اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيطَانِ، وَرِضوَانٍ مِنَ الرَّحمَنِ
Allahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy-syaithooni, wa ridhwanim minar rohmaani
Artinya:
“Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam. Lindungilah kami dari gangguan setan dan anugerahkan kepada kami rida-Mu.”
Doa ini diriwayatkan oleh Al-Baghawi dalam Mu‘jam Ash-Shahabah dengan sanad sahih. Anjuran membacanya semakin ditekankan pada bulan Syaban sebagai persiapan spiritual menuju Ramadhan.
3. Doa Taubat sebagai Persiapan Menyambut Ramadhan
Selain doa keberkahan dan perlindungan, Syaban juga dikenal sebagai bulan pengampunan dosa. Karena itu, memperbanyak taubat menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Dalam ilmu tasawuf, taubat disebut sebagai pintu utama untuk kembali kepada Allah SWT. Salah satu doa taubat yang dianjurkan dibaca di bulan Syaban adalah:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Allahumma inni dhalamtu nafsi dhulman katsira, wa laa yaghfirudz dzunuba illa Anta. Faghfir li maghfiratan min ‘indika. Warhamni innaka Antal Ghafurur Rahim.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan banyak kezaliman. Tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku. Sungguh Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Doa ini dianjurkan dibaca secara rutin sebagai bentuk muhasabah diri sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Lantas kapan waktu terbaik membaca doa-doa di bulan Syaban? Doa-doa tersebut dapat diamalkan di berbagai waktu, terutama pada saat-saat yang dianjurkan dalam Islam. Beberapa waktu terbaik antara lain sepertiga malam terakhir, pagi dan sore hari, setelah salat lima waktu, serta di antara dua khutbah jumat.
Dengan memperbanyak doa di bulan Syaban, umat Islam diharapkan dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang lebih bersih, niat yang lurus, dan kesiapan spiritual yang lebih matang. Semoga informasi ini bermanfaat.
