free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Bukan hanya Indonesia, Sejumlah Negara Ini Juga Dilanda Hujan Deras

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

25 - Jan - 2026, 16:47

Placeholder
Ilustrasi musim hujan. (Foto: Pixabay)

JATIMTIMES - Hujan dengan intensitas tinggi masih menjadi sorotan di Indonesia. Sejak akhir 2025, curah hujan di berbagai wilayah khususnya Sumatra dan Jawa terus meningkat dan memicu beragam bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga genangan berkepanjangan.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lebih dari 80 persen wilayah Indonesia kini telah memasuki musim hujan. Kondisi cuaca ekstrem pun belum sepenuhnya mereda. BMKG memperkirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih dapat terjadi hingga akhir Januari 2026, disertai angin kencang di sejumlah daerah.

Baca Juga : Angin Kencang di Jawa Timur Kapan Berakhir? Ini Penjelasan BMKG

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat ini dipengaruhi oleh gabungan berbagai faktor atmosfer. Dari sisi regional, terdapat sirkulasi siklonik serta penguatan monsun dingin Asia yang mendorong peningkatan pembentukan awan hujan.

Di sekitar wilayah Indonesia juga terpantau dua bibit siklon tropis. Bibit siklon pertama berada di Samudra Hindia bagian selatan Sumbawa dan memiliki peluang besar berkembang menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan. Sementara bibit siklon lainnya terdeteksi di Teluk Carpentaria dengan potensi perkembangan yang lebih rendah.

Keberadaan sistem cuaca ini menyebabkan pertemuan massa udara dan meningkatkan kecepatan angin di sejumlah perairan selatan Indonesia. Dampaknya, potensi hujan lebat meluas ke berbagai wilayah daratan.

Selain itu, aliran udara lembap dari Laut Cina Selatan yang diperkuat oleh seruakan udara dingin dari Asia turut memperparah kondisi. Fenomena global seperti La Niña lemah, aktivitas MJO, serta gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin juga berperan meningkatkan intensitas hujan, terutama di wilayah selatan Indonesia.

Daerah yang Perlu Meningkatkan Kewaspadaan

Dalam rentang 23–25 Januari 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi terjadi di banyak daerah. BMKG menetapkan status awas untuk wilayah Banten dan DKI Jakarta, sementara sejumlah wilayah di Jawa, Bali, Lampung, dan Nusa Tenggara masuk kategori siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Memasuki periode 26–29 Januari 2026, hujan sedang hingga lebat diperkirakan meluas ke Aceh, Bengkulu, Lampung, wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, sejumlah wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

BMKG juga mengingatkan potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Beberapa wilayah yang masuk kategori siaga antara lain Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Papua Pegunungan. Sementara potensi angin kencang dapat terjadi di Banten, Bali, NTB, dan NTT.

Negara Lain dengan Curah Hujan Sangat Tinggi

Indonesia memang dikenal sebagai negara beriklim tropis dengan curah hujan yang relatif tinggi. Namun, di tingkat global, ada sejumlah negara lain yang memiliki tingkat curah hujan tahunan yang setara atau bahkan lebih tinggi. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mikronesia

Negara kepulauan di Samudra Pasifik ini memiliki iklim hutan hujan tropis dengan hujan yang turun hampir sepanjang tahun. Curah hujan tahunannya tercatat berada di atas 4.000 milimeter, menjadikannya salah satu wilayah paling basah di dunia.

2. Palau

Masih berada di kawasan Pasifik, Palau memiliki kelembapan tinggi karena dikelilingi perairan laut. Curah hujan tahunan di negara ini mencapai lebih dari 3.700 milimeter.

3. Samoa Amerika

Wilayah di Samudra Pasifik Selatan ini mengalami hujan hampir sepanjang tahun. Iklim tropis lembap membuat curah hujan tahunan berada di kisaran 3.600 milimeter.

4. Fiji

Fiji memiliki iklim tropis hangat dengan curah hujan tinggi, terutama di wilayah pedalaman. Pada 2024, jumlah hujan tahunan di negara ini melampaui 3.300 milimeter.

5. Kosta Rika

Baca Juga : Lahir dari Darah dan Doa: Kisah Awal Pemerintahan Batoro Katong di Ponorogo

Terletak di Amerika Tengah dan diapit dua perairan besar, Kosta Rika memiliki musim hujan yang cukup panjang. Curah hujan tahunannya berada di kisaran 3.200 hingga 3.300 milimeter.

6. Papua Nugini

Dengan kondisi geografis pegunungan dan hutan hujan tropis serta letaknya yang dekat dengan garis khatulistiwa, Papua Nugini menerima hujan dalam jumlah besar hampir sepanjang tahun.

7. Kepulauan Solomon

Negara kepulauan di Pasifik Selatan ini juga dikenal memiliki iklim tropis basah dengan curah hujan tahunan di atas 3.000 milimeter.

8. Malaysia

Sebagai negara Asia Tenggara yang berada di wilayah khatulistiwa, Malaysia mengalami hujan yang cukup sering akibat pengaruh monsun. Curah hujan tahunannya berada di kisaran lebih dari 3.000 milimeter.

9. Indonesia

Indonesia sendiri mencatat rata-rata curah hujan tahunan mendekati 3.000 milimeter, dengan variasi antarwilayah yang cukup besar.

10. Belize

Negara kecil di Amerika Tengah ini memiliki curah hujan tinggi karena pengaruh Laut Karibia, dengan angka tahunan mendekati 2.900 milimeter.

Wilayah dengan curah hujan tinggi umumnya memiliki kesamaan karakter, seperti berada di kawasan tropis, dekat dengan khatulistiwa, serta berbentuk negara kepulauan atau wilayah pesisir. Kondisi tersebut membuat wilayah-wilayah ini lebih rentan mengalami hujan intens dan cuaca ekstrem.

Di tengah perubahan iklim global yang kian terasa, peningkatan kewaspadaan terhadap hujan lebat dan bencana hidrometeorologi menjadi hal yang penting, baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dengan karakter iklim serupa.


Topik

Peristiwa benana hidrometeorologi bmkg prediksi cuaca



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya