Uji KIR Mati hingga Angkutan Umum Tak Layak Jadi Temuan 2 Hari Pelaksanaan Ramp Check di Malang

03 - Feb - 2026, 04:28

Sejumlah sopir dan kendaraan angkutan umum yang menjadi sasaran ramp check oleh personel Satlantas Polres Malang bersama instansi terkait dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung pada Selasa (3/2/2026).

JATIMTIMES - Satlantas Polres Malang menggelar pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum atau ramp check dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026. Terbaru, agenda ramp check yang turut disertai tes urine kepada pengemudi angkutan umum tersebut dilaksanakan di Terminal Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (3/2/2026).

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah personel dari unsur lintas instansi. Yakni mulai dari instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang meliputi Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta instansi terkait lainnya yakni Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang.

Baca Juga : Terjadi 931 Gempa di Jatim, 5 Guncangan Dapat Dirasakan hingga Rusak Rumah di Malang

"Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan," ujar Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska.

Perwira Polri dengan pangkat tiga balok ini menambahkan, selain pemeriksaan kendaraan angkutan umum, ramp check juga ditujukan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

"Ramp check dan tes urine ini kami lakukan sebagai langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum. Sehingga keselamatan penumpang dapat lebih terjamin,” ujar Chelvin.

Pada serangkaian pemeriksaan tersebut, dijabarkan Chelvin, petugas turut melakukan beberapa pengecekan teknis kendaraan. Yakni mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, wiper, hingga klakson.

"Kelengkapan keselamatan penumpang juga turut diperiksa, di antaranya pintu darurat, APAR (Alat Pemadam Api Ringan), palu pemecah kaca, hingga kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)," imbuhnya.

Chelvin menambah, administrasi kendaraan dan pengemudi juga turut diperiksa pada serangkaian kegiatan ramp check tersebut. Yakni pemeriksaan yang meliputi SIM, STNK, KIR, izin trayek, hingga bukti asuransi penumpang.

"Kegiatan pemeriksaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan tes urine terhadap seluruh pengemudi dan kru angkutan umum," imbuhnya.

Dari hasil kegiatan di Terminal Talangagung tersebut, disampaikan Chelvin, petugas melakukan ramp check terhadap 35 kendaraan. Yakni dengan jumlah pengemudi yang menjalani tes urine sebanyak 35 orang.

Baca Juga : Sekolah Garuda Resmi Dibuka, Rekrutmen Guru PPPK 2026 Dimulai: Cek Syarat, Formasi, dan Jadwal Lengkap

"Hasilnya, seluruh pengemudi yang diperiksa dinyatakan memenuhi syarat. Sedangkan untuk hasil tes urine disampaikan langsung kepada masing-masing pengemudi sebagai bentuk transparansi,” ujarnya.

Sebagaimana disampaikan sebelumnya, kegiatan ramp check tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026. Yakni yang berlangsung mulai Senin (2/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ramp check sebelumnya juga telah diselenggarakan pada Senin (2/2/2026). Saat itu, tercatat ada sekitar 20 kendaraan angkutan umum yang telah menjalani ramp check di Terminal Talangagung.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan tiga mobil penumpang umum (MPU) dengan kondisi uji KIR yang telah habis masa berlakunya. Selain itu, petugas juga mendapati sejumlah temuan teknis pada kendaraan bus. Yakni kondisi ban belakang sebelah kanan pada sebuah bus yang sudah tidak layak pakai karena terkikis, serta bus lainnya yang mengalami gangguan pada lampu dim.

Lebih lanjut, disampaikan Chelvin, pelaksanaan kegiatan ramp check tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polres Malang dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Terutama selama berlangsungnya Operasi Keselamatan Semeru 2026.

"Kami berharap, melalui kegiatan ini kesadaran pengemudi angkutan umum terhadap pentingnya keselamatan semakin meningkat. Sehingga dapat menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Malang,” pungkas Chelvin.