free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Menu MBG Ramadan Diduga Tak Layak, Pemkab Malang dan Dewan Gelar Rakor Jumat Besok

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Dede Nana

26 - Feb - 2026, 20:15

Placeholder
Laporan salah satu penerima manfaat pada program MBG kepada anggota DPRD Kabupaten Malang yang mengeluh terdapat buah pisang yang diduga mentah yang didistribusikan saat Ramadan 2026. (Foto: DPRD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Keputusan pemerintah untuk tetap mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang pada Ramadan 1.447 Hijrah/2026 Masehi menuai beragam keluhan dari penerima manfaat. Penyebabnya, menu MBG kering yang didistribusikan saat Ramadan tersebut dianggap tidak layak.

Beragam keluhan ihwal menu MBG edisi Ramadan yang dinilai tak layak tersebut juga turut disampaikan oleh para penerima manfaat kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang. Dari laporan yang dihimpun anggota Dewan tersebut, keluhan yang disampaikan tersebut di antaranya meliputi adanya buah yang diduga mentah hingga roti yang kedaluwarsa.

Baca Juga : Satpol PP Banyuwangi Gelar Razia Baliho di Berbagai Wilayah

Kondisi tersebut dianggap tidak sesuai dengan kadar kualitas sesuai standar gizi yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat. Bahkan, jika dikalkulasikan, menu MBG yang didistribusikan saat Ramadan tersebut diduga tidak sesuai dengan anggaran yang dialokasikan.

Mirisnya, beragam menu MBG tersebut identik dengan yang dibagikan pada sejumlah wilayah di Kabupaten Malang. Sehingga keluhan yang juga turut disampaikan para penerima manfaat kepada DPRD Kabupaten Malang tersebut disebut tersebar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malang.

Sebagaimana diberitakan, paket MBG kering yang dianggap identik alias mirip dan telah disalurkan kepada para penerima manfaat termasuk siswa saat Ramadan tersebut, terdiri dari berbagai macam menu. Merujuk pada pernyataan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program MBG di Kabupaten Malang, menu yang disalurkan tersebut meliputi kurma, kacang kulit rebus, donat, susu, telur rebus, bubur kacang hijau, brownies, hingga keripik tempe.

Selain itu, pada paket menu MBG Ramadan tersebut juga tersedia beragam buah-buahan yang di antaranya meliputi jeruk, pisang, hingga apel. Di mana, beberapa varian menu tersebut nantinya akan terbagi dalam beberapa paket.

Sementara itu, terkait keluhan seputar menu MBG edisi Ramadan yang dianggap tak layak tersebut juga turut disampaikan para penerima manfaat kepada anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok. Kepada JatimTIMES, Zulham menyebut telah menampung keluhan menu MBG tak layak dari para penerima manfaat yang tersebar di belasan kecamatan.

Belasan kecamatan tersebut di antaranya meliputi Kecamatan Gondanglegi, Bululawang, Singosari, Lawang, Poncokusumo, Dampit, Ampelgading, Tumpang, hingga Donomulyo dan beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Bantu Vote! Aisyah Ar-Rumy Jadi Wakil Indonesia Masuk Tiga Besar Dubai International Holy Qur'an Award 2026

"Untuk itu, kami akan raker (rapat koordinasi) dengan dinas terkait dan Satgas MBG Kabupaten Malang. Agendanya, rakor akan diselenggarakan besok (Jumat, 27/2/2026)," ujarnya saat dikonfirmasi JatimTIMES, Kamis (26/2/2026) malam.

Zulham menyebut, upaya DPRD Kabupaten Malang untuk menggelar rakor tersebut merupakan upaya koordinasi lebih lanjut termasuk dengan Satgas MBG. "Satgas MBG Kabupaten Malang inikan tidak pernah raker dengan kami di DPRD. Sehingga kami tidak pernah tahu perkembangannya, termasuk quality control-nya seperti apa, sudah jalan berapa persen," keluhnya.

Menurut Zulham, progres MBG di Kabupaten Malang tersebut memang sudah seharusnya terus di update dan dievaluasi bersama. Sehingga bisa meminimalisir keluhan dari para penerima manfaat yang menganggap menu MBG tak layak, hingga upaya antisipasi keracunan diduga MBG yang juga pernah terjadi di Kabupaten Malang.

"Intinya, kami mau ada perbaikan, karena ini program dari Presiden," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan makan bergizi gratis menu mbg ramadan dprd kabupaten malang menu mbg tidak layak



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana