Libur Imlek 2026, Tingginya Kedatangan Penumpang Tegaskan Malang Masih Jadi Kota Favorit Wisatawan

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

14 - Feb - 2026, 07:53

Suasana di Stadiun Kota Malang. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Momentum libur panjang Imlek yang bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan memicu lonjakan mobilitas masyarakat lewat Stasiun Malang. Ribuan penumpang memadati stasiun untuk bepergian serta datang ke Kota Malang. Hal ini membuat jumlah pengguna kereta api tercatat melonjak hingga 16 persen dibandingkan akhir pekan normal.

Data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 8 Surabaya mencatat ada 6.980 penumpang di Stasiun Malang, Sabtu (14/2/2026). Jumlah tersebut meningkat sekitar 16 persen dibandingkan kondisi normal akhir pekan.

Baca Juga : Viral di TikTok, Polisi Amankan Pengamen yang Dorong Kepala Dua Perempuan di Simpang BTA Tulungagung

Dari total tersebut, sebanyak 3.417 penumpang berangkat dari Stasiun Malang menuju berbagai kota tujuan. Sementara itu, 3.563 penumpang lainnya tercatat akan tiba di Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan peningkatan ini sudah terlihat sejak pagi dan diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Melihat libur panjang Imlek kali ini bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan.

“Sejak awal masa libur, minat masyarakat menggunakan kereta api dari dan menuju Malang terlihat cukup tinggi. Kami melihat tren ini akan terus bergerak naik sampai periode libur panjang berakhir,” kata Mahendro.

Ia menjelaskan, pergerakan penumpang tidak hanya didominasi oleh keberangkatan, tetapi juga kedatangan. Ribuan orang tercatat masuk ke Kota Malang, menandakan daerah ini tetap menjadi tujuan favorit untuk berwisata maupun berkumpul bersama keluarga.

Secara keseluruhan, selama periode libur panjang 13 hingga 17 Februari 2026, jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Malang diperkirakan mencapai lebih dari 28 ribu orang yang berangkat maupun datang.

Baca Juga : 7 Tanda Stres Berat yang Terlihat dari Pola Tidur, Tubuh Sering Kirim Sinyal Diam-Diam

Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas tersebut, KAI mengoperasikan 13 perjalanan kereta api setiap hari dengan kapasitas sekitar 6.100 kursi. Kesiapan operasional, menurut Mahendro, juga menjadi perhatian utama.

“Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal, baik dari sisi armada, fasilitas stasiun, maupun kesiapan petugas, agar pelanggan tetap merasa aman dan nyaman selama bepergian,” tutup Mahendro.