Cek Perempatan Mangli Jember, Menteri PU Sebut Fly Over Antara Dibutuhkan dan Tidak
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
22 - Feb - 2026, 05:10
JATIMTIMES - Kebutuhan Fly Over atau jalan layang di perempatan Mangli Kaliwates Jember, menurut Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo, antara dibutuhkan dan tidak, hal ini disampaikan menteri saat melihat langsung lalu lintas di perempatan Mangli pada Minggu (22/2/2026).
"Kebutuhan Fly Over di perempatan Mangli ini, antara dibutuhkan dan tidak, kami melihat, kondisi lalu lintas masih dalam tahap wajar, namun karena ini permintaan Bupati Jember sebagai penguasa wilayah dan yang lebih tahu kondisi jalan, maka kami akan memenuhinya," ujar Menteri PU Dody Hanggodo kepada sejumlah wartawan.
Baca Juga : Tak Mau Kecolongan, Wali Kota Malang Perketat Pengawasan Pasar Takjil
Dody menjelaskan, bahwa untuk memperlancar lalu lintas di perempatan Mangli, pihaknya menilai, bahwa memperluas lajur, dari 2 lajur menjadi 4 lajur, justru akan lebih efisien untuk jangka panjangnya.
"Saya lebih sreg kalau jalur diperluas menjadi 4 jalur, tapi gak apa-apa, nanti Fly Over tetap dikerjakan, perluasan jalur juga dilakukan, tentu pendanaan akan diambil dari dana kabupaten, propinsi dan pusat," jelasnya.
Untuk anggaran pembangunan fly over sendiri, Menteri PU menyebut, dibutuhkan sekitar 700 sampai 800 Milyar, dengan panjang jalur sekitar 1,2 km, dengan masa pekerjaan yang dibutuhkan sekitar 3 tahun.
"Untuk pengerjaan Fly over, diperkirakan sekitar 3 tahun, dan tahun ini harus sudah dimulai pengerjaanya," papar Dody.
Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait mengaku senang dan bersyukur Menteri PU sudah bersedia hadir di Jember, dan melihat langsung bagaimana kepadatan lalu lintas di perempatan Mangli Jember, yang menjadi momok kemacetan.
Baca Juga : Lakukan Kunjungan Kerja, Menteri PU Cek Pasar Tanjung dan Perempatan Mangli Jember
Soal pernyataan Menteri PU yang menyebut, bahwa keberadaan fly over antara dibutuhkan dan tidak, bupati menyatakan, bahwa kondisi lalu lintas di perempatan Mangli normal, jika pada saat hari libur, namun saat hari efektif, maka kemacetan bisa mencapai 1 km.
"Sekarang kan hari Minggu dan hari libur, jadi terlihat normal, tapi kalau pas hari efektif, bisa dilihat sendiri, bagaiman macetnya perempatan Mangli ini, tapi Alhamdulillah, kami senang karena bapak menteri sudah kesini, dan mewujudkan keinginan warga Jember," pungkasnya. (*)
