Mesin Pemanas Overheat, Kandang Ternak Ayam di Jalan Metro Kota Batu Ludes Terbakar
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Yunan Helmy
31 - Aug - 2026, 02:21
JATIMTIMES – Musibah kebakaran hebat menerpa sebuah peternakan ayam milik warga yang berlokasi di Jalan Metro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Senin (31/8/2026) pagi. Peristiwa mengejutkan tersebut sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.
Laporan darurat kebakaran diterima oleh petugas piket sekitar pukul 09.47 WIB. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu langsung bergerak cepat menerjunkan personel menuju lokasi untuk melakukan lokalisasi api.
Baca Juga : Daftar Fenomena Langit September 2026, Ada Harvest Moon hingga Konjungsi Planet
Kepala Dinas Damkarmat Kota Batu Agung Sedayu mengonfirmasi bahwa pengerahan pasukan pemadam diperkuat dengan membawa empat unit armada tangki. Penanganan intensif segera dilakukan mengingat material di dalam area peternakan sangat mudah terbakar.
"Kami menerjunkan empat armada sekaligus ke lokasi kejadian," ujar Agung Sedayu saat dikonfirmasi, Senin siang.
Petugas di lokasi mengombinasikan teknik pemadaman langsung pada titik api utama dengan proses pembasahan total. Langkah pendinginan dilakukan secara menyeluruh guna mengantisipasi munculnya titik api baru dari sisa-sisa kayu kandang.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan penelusuran awal, asal mula percikan api disinyalir berasal dari alat penghangat kandang. Suhu mesin yang terlalu tinggi memicu kebakaran pada material mudah terbakar di sekitarnya. "Diduga kuat kebakaran terjadi karena overheat dari mesin pemanas," terangnya.
Amuk si jago merah baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah petugas berjibaku di lokasi hingga pukul 12.15 WIB. Beruntung, insiden darurat tersebut tidak sampai memakan korban jiwa maupun luka-luka.
Baca Juga : Musim Kemarau Indonesia Agustus 2026 Masuk Fase Apa? Ini Penjelasan BMKG
Operasi pemadaman dan pendinginan ini turut dibantu oleh personel gabungan dari BPBD Kota Batu, Polsek Batu, babinsa, bhabinkamtibmas, Inafis Polres Batu, serta relawan ambulans. Belum diketahui berapa kerugian materil yang ditimbulkan dari kebakaran.
"Saat ini area lokasi kecelakaan kerja tersebut telah diamankan oleh kepolisian setempat untuk proses inventarisasi kerugian material," imbuh Agung.
