Doa Malam 27 Rajab Isra Miraj, Lengkap dengan Tata Cara Membacanya

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

15 - Jan - 2026, 06:08

Ilustrasi berdoa. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Bulan Rajab dikenal sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan inilah terjadi peristiwa besar yang menjadi tonggak sejarah umat Islam, yakni Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW. Karena keutamaannya, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk berdoa, khususnya pada malam 27 Rajab.

Para ulama memang berbeda pendapat mengenai waktu terjadinya Isra Mikraj. Ada yang menyebut peristiwa agung itu terjadi di bulan Rabiul Awal, ada pula yang berpendapat di bulan Rabiul Akhir. Namun, pendapat yang paling kuat menyebutkan bahwa Isra Mikraj berlangsung pada bulan Rajab, tepatnya malam Sabtu 27 Rajab pada tahun kesepuluh setelah kenabian.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Kamis Pahing 15 Januari 2026: Jalan Menuju Tujuan Tak Selalu Mulus

Karena itu, malam 27 Rajab sering diisi dengan berbagai amaliah. Selain memperbanyak ibadah dan membaca sejarah Nabi Muhammad SAW agar semakin mengenal sosok Rasulullah, umat Islam juga dianjurkan untuk memanjatkan doa-doa terbaik kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang dianjurkan pada malam 27 Rajab adalah membaca doa yang disebutkan oleh Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri. Dalam salah satu karyanya, beliau menjelaskan bahwa doa ini memiliki keutamaan yang luar biasa.

Syekh al-Halabi menuliskan:

مَنْ قَرَأَ بِهَذَا الدُّعَاءِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ مِنْ رَجَبَ ثُمَّ يَسْأَلُ الله حَاجَتَهُ فَاِنَّهَا تُقْضَى بِاِذْنِ اللهِ

Artinya,
Barang siapa yang membaca doa ini pada malam 27 Rajab, kemudian meminta kepada Allah (untuk dipenuhi) kebutuhannya, maka akan dipenuhi kebutuhannya dengan izin Allah.”
(Abdullah al-Halabi, Nurul Anwar wa Kanzul Abrar fi Dzikris Shalati ‘alan Nabi al-Mukhtar, Beirut, Darul Kutub Ilmiah, halaman 38).

Adapun teks doa yang dimaksud adalah sebagai berikut:

اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ

Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn.

Artinya,
Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.”

Baca Juga : Suasana Haru Lepas Kapolres Situbondo Rezi Dharmawan, Kasus Satu Keluarga Tewas di Demung Jadi PR Kapolres Baru

Keutamaan doa ini juga dijelaskan oleh Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as-Syafi’i (wafat 893 H). Dalam salah satu kitabnya, ia menyebutkan bahwa siapa pun yang membaca doa tersebut pada tanggal 27 Rajab, lalu menyampaikan hajatnya kepada Allah SWT, maka Allah akan mengabulkan permintaannya.

Tak hanya itu. Doa ini juga diyakini dapat melapangkan urusan serta menghidupkan hati, terutama ketika hati manusia mulai diliputi kelalaian.
(Syekh Abdurrahman, Nuzhatul Majalis wa Muntakhabun Nafaiz, Beirut, Darul Kutub Ilmiah, 1999, juz I, halaman 94).

Tata cara mengamalkan doa malam 27 Rajab ini juga dijelaskan secara rinci. Pertama, dianjurkan untuk melaksanakan salat sunnah dua rakaat, sebagaimana shalat sunnah pada umumnya. Setelah membaca surat Al-Fatihah di setiap rakaat, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas.

Kedua, membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 10 kali.

Ketiga, membaca doa 27 Rajab tersebut, lalu menyebutkan segala hajat yang diinginkan kepada Allah SWT.

Tahun ini, 27 Rajab 1447 H jatuh bertepatan dengan hari Jumat, 16 Januari 2026. Dengan demikian doa Isra Miraj dibaca pada hari Kamis (15/1/2026) setelah Magrib, yakni tepat memasuki 27 Rajab 1447 H. 

Demikian penjelasan mengenai doa malam 27 Rajab, mulai dari keutamaan, teks doa, hingga tata cara mengamalkannya. Semoga amalan ini membawa manfaat, memudahkan segala urusan, menjernihkan hati, dan mengantarkan hajat-hajat kita untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Amin ya Rabbal Alamin.