Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Doa Menyisir Rambut Serta Cara Melakukannya Sesuai Ajaran Nabi Muhammad SAW

Penulis : Desi Kris - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - May - 2021, 19:00

Placeholder
Menyisir rambut (Foto: Primadaily.com)

INDONESIATIMES - Berdoa adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan berdoa juga bisa membuat hati dan pikiran menjadi tenang.  

Diketahui, dalam Islam setiap apa pun yang dilakukan terdapat doa. Sebut saja ketika hendak menyisir rambut. 

Baca Juga : Niat, Hukum, Tata Cara dan Ketentuan Pelaksanaan Mengganti Puasa Ramadan

Dalam ajaran Islam, apa pun yang dilakukan dengan doa akan memberikan manfaat yang besar. Hal itu pun dicontohkan oleh baginda Rasulullah SWT.

Salah satunya yakni doa saat hendak menyisir rambut. Menyisir rambut, tentu sudah menjadi kegiatan sehari-hari bagi setiap orang. 

Agar selalu mendapatkan lindungan dari Allah, maka hendaklah memulai dengan bismillah dan doa. Berikut doa saat hendak menyisir rambut: 

"Allahumma harrim sya'rii wa basyarii 'alan naar"

Artinya: "Ya Allah, halangilah rambut dan kulitku dari api neraka."

Lantas bagaimana cara Rasulullah menata rambutnya? Melalui buku Figur Rasulullah karya Imam At-Tirmidzi dijelaskan, ada sejumlah hadist yang menjelaskan tentang bagaimana Rasulullah SAW berpenampilan dan berhias. 

Rasulullah selalu berpenampilan rapi dan sangat bersih. Beliau berpakaian dengan baik dan menata rambutnya dengan rapi.

Keseharian Rasulullah dalam bersisir pun pernah disampaikan Aisyah dalam sebuah hadist:

"An Aisyah qalat: kuntu urajjilu ra’sa Rasulillahi SAW wa ana haaidhun."

Baca Juga : Mengganti Puasa Ramadan Tak Dianjurkan di Hari Jumat, Berikut Penjelasannya

Artinya: "Aku menyisir kepala Rasulullah SAW sementara aku sedang haid."

Cara Rasulullah bersisir dan menghias rambutnya itu juga terekam dalam sebuah hadist. Salah satunya yakni hadist yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi berbunyi:

"An Anas ibn Malik qala: kana Rasulullah SAW yuktsiru dahna ra’sihi wa tasriha lihyatihi, wa yuktsiru al-qina-a hatta ka-anna tsaubahu tsaubu zayyati."

Artinya: "Dari Anas bin Malik, ia berkata: Rasulullah SAW seringkali memakai minyak di kepalanya, sering menyisir jenggotnya, dan seringkali memakai penutup kepala. Sehingga seakan-akan pakaian beliau seperti pakaian tukang minyak."

Cara berhias Rasulullah SAW juga disampaikan Aisyah dalam sebuah hadist:

"An Aisyah qalat: in kana Rasulullah SAW layuhibbu attayammuna fi thuhurihi idza tathahhara, wa fi tarajjulihi idza tarajjala wa fii inti’alihi idzan-ta’ala."

Artinya: "Dari Aisyah, ia berkata: Rasulullah SAW suka sekali mendahulukan anggota tubuh bagian kanan dalam hal bersuci ketika beliau bersuci. Dalam hal menyisir (rambut) ketika beliau menyisir (rambutnya), dan dalam hal memakai sandal ketika beliau memakai sandal."


Topik

Serba Serbi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Desi Kris

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi