JATIMTIMES — Arus penyeberangan di lintas Jawa–Bali meningkat selama libur panjang Imlek 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan di dua pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan peningkatan trafik mencerminkan aktivitas perjalanan masyarakat yang semakin dinamis saat momentum libur.
Baca Juga : Bersih-Bersih Saja Tak Cukup, Ini Cara Menata Rumah agar Keberuntungan Datang saat Imlek
“Kenaikan ini bukan sekadar angka statistik, tetapi gambaran nyata meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat. Karena itu, ASDP memastikan kesiapan operasional berjalan optimal agar potensi kepadatan di pelabuhan dapat diminimalkan,” ujarnya Senin (16/2/2026).
Data kumulatif hingga Sabtu (14/2/2026) menunjukkan pergerakan dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang mencapai 20.638 penumpang atau tumbuh 18,3 persen dibandingkan hari sebelumnya. Jumlah kendaraan tercatat 5.518 unit atau naik 4 persen.
Sementara itu, arus dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk mencapai 21.069 penumpang atau meningkat 6,8 persen, dengan kendaraan sebanyak 6.361 unit atau naik 6,4 persen. Kenaikan dua arah ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di koridor Jawa–Bali selama periode libur panjang.
Waspadai Cuaca di Jalur Penyeberangan
Di tengah lonjakan arus, ASDP mengingatkan pengguna jasa untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di jalur penyeberangan.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyatakan pihaknya terus memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan.
“Kami terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan serta seluruh pemangku kepentingan. Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi fokus utama sehingga operasional disesuaikan dengan kondisi cuaca tanpa mengorbankan aspek keamanan layanan,” ujarnya.
Berdasarkan prakiraan BMKG periode 15–18 Februari 2026, sebagian wilayah Indonesia masih berada pada puncak musim hujan. Di perairan Selat Bali dan sekitarnya, kecepatan angin diprakirakan berkisar 8–20 knot, dengan embusan sesekali mencapai 25 knot. Tinggi gelombang signifikan berada pada kisaran 0,5 hingga 2 meter dan berpotensi berubah mengikuti dinamika cuaca harian.
Baca Juga : Belajar dari Luqman di Ambang Ramadan 2026: Nasihat Ayah yang Tak Lekang Zaman
ASDP juga memberikan fleksibilitas perjalanan berupa refund sebesar 25 persen serta layanan reschedule dengan biaya 10 persen bagi pengguna jasa yang ingin menyesuaikan jadwal perjalanan.
Arus Sumatera–Jawa Ikut Meningkat
Selain Jawa–Bali, peningkatan trafik juga tercatat di lintasan Jawa–Sumatera melalui Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni.
Arus dari Jawa ke Sumatera mencapai 39.593 penumpang atau naik 36,2 persen, dengan 10.750 kendaraan atau meningkat 33,9 persen dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara arus sebaliknya relatif stabil, dengan 28.611 penumpang dan 7.561 kendaraan.
ASDP memastikan kesiapan armada dan layanan tetap dijaga optimal selama periode libur panjang untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
