free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

38 Daerah di Jatim Berpotensi Diterjang Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

22 - Feb - 2026, 06:35

Placeholder
Ilustrasi hujan deras. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Warga Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan. BMKG Juanda mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada periode 21–28 Februari 2026.

Dalam periode sepekan ke depan, sejumlah wilayah di Jatim berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai petir, angin kencang, bahkan berujung bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, puting beliung hingga hujan es.

Baca Juga : THR ASN Kota Malang Berpeluang Cair Lebih Cepat, Pemkot Tunggu Sinyal Final Pemerintah Pusat

Adapun wilayah yang masuk dalam daftar potensi terdampak meliputi Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep.

Selain itu, peringatan berlaku untuk wilayah perkotaan seperti Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, dan Kota Batu.

BMKG Juanda menjelaskan saat ini seluruh wilayah Jawa Timur masih berada pada periode musim hujan. Bahkan, beberapa daerah diprakirakan masih mengalami puncak musim hujan.

Dalam delapan hari ke depan, intensitas cuaca ekstrem disebut berpotensi meningkat dan bisa berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

"Kondisi ini dipicu oleh aktifnya monsun Asia yang diperkuat sejumlah fenomena atmosfer. Di antaranya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency, Madden Julian Oscillation (MJO), dan Gelombang Rossby yang diprakirakan melintasi wilayah Jawa Timur," demikian keterangan BMKG Juanda. 

Selain itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup hangat serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Baca Juga : Skywalk Kayutangan dan Suhat Diusulkan ke Bank Dunia, Kota Malang Siap Punya Ikon Baru

"Awan-awan ini berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," imbuh BMKG Juanda. 

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk mewaspadai perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Wilayah dengan topografi curam, pegunungan, atau tebing diharapkan lebih siaga terhadap potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang hingga berkurangnya jarak pandang.Kondisi ini dinilai berisiko mengganggu mobilitas warga, terutama di jalur rawan longsor maupun daerah aliran sungai.

BMKG juga meminta masyarakat aktif memantau informasi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI yang dapat diakses melalui laman resmi Stasiun Meteorologi Juanda. Selain itu, peringatan dini tiga harian serta peringatan dini 2–3 jam ke depan terus diperbarui dan dibagikan melalui kanal resmi BMKG.


Topik

Peristiwa Cuaca ekstrem Jatim BMKG waspada bencana hidrometeorologi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy