free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Profil Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Kena OTT KPK Saat Ramadan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

03 - Mar - 2026, 15:16

Placeholder
Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang tertangkap OTT KPK, Selasa (3/3/2026). (Foto: Facebook)

JATIMTIMES - Nama Fadia Arafiq mendadak jadi sorotan publik. Bupati Pekalongan itu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah.

Operasi senyap itu dilakukan tim KPK di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Sejumlah pihak diamankan, termasuk orang nomor satu di daerah tersebut.

Baca Juga : Paparkan Hasil Survei IHK Februari 2026, BPS Bersama TPID Kota Kediri Lakukan Antisipasi Lonjakan Harga Saat Lebaran

“Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satunya Bupati,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Antara, Selasa (3/3/2026). 

Budi menyebut Fadia Arafiq saat ini dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sesuai KUHAP.

Profil Singkat

Fadia Arafiq diketahui merupakan kader Partai Golkar, partai yang kini dipimpin Bahlil Lahadalia. Menanggapi penangkapan tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan.

Golkar, kata dia, memiliki lembaga bantuan hukum yang bisa dimanfaatkan kader yang membutuhkan pendampingan.

“Sekaligus kami meminta dengan sangat kepada seluruh kader yang memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan pemerintahan sesuai koridor,” katanya. 

Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia lebih dulu dikenal sebagai penyanyi dangdut. Ia merupakan putri dari pedangdut senior Ahmad Rafiq. Pada era 2000-an, Fadia sempat merilis lagu berjudul Cik Cik Bum Bum.

Perempuan kelahiran Jakarta, 23 April 1978 itu kemudian menempuh pendidikan tinggi di Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan data dari situs Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Pekalongan, Fadia meraih gelar S1 Manajemen di Universitas Abadi Karya Indonesia Semarang.

Ia melanjutkan studi magister di bidang yang sama di Universitas Stikubank Semarang, lalu menyelesaikan pendidikan doktoral (S3) di Universitas 17 Agustus Semarang.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Launching SPPG Cik Ditiro, Perkuat Pemberdayaan Warga dan Standar Layanan Gizi Sekolah

Langkah Fadia di pemerintahan dimulai saat terpilih sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016, mendampingi Amat Antono.

Namanya makin diperhitungkan ketika maju dalam Pilkada 2020. Berpasangan dengan Riswadi, Fadia terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2026 setelah mengalahkan petahana Asip Kholbihi.

Pada Pilkada 2024, ia kembali meraih suara terbanyak. Bersama wakilnya Sukirman, Fadia mendapat mandat memimpin Kabupaten Pekalongan hingga 2030.

Selain menjabat kepala daerah, Fadia juga pernah dipercaya memimpin Partai Golkar di tingkat kabupaten. Ia menjabat Ketua DPD Golkar Kabupaten Pekalongan sejak 2016 hingga 2021.

Nama Bupati Pekalongan pun menjadi trending dalam penelusuran Google hingga Selasa (3/3/2026) siang. Status hukum Fadia masih menunggu hasil pemeriksaan intensif KPK dalam waktu 24 jam setelah penangkapan. 


Topik

Peristiwa fadia arafiq bupati pekalongan ott kpk



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri