free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Kalender Jawa Weton Jumat Pahing 6 Maret 2026: Hari Baik untuk Melamar Kekasih

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - Mar - 2026, 07:42

Placeholder
Ilustrasi melamar sang kekasih. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Tanggal 6 Maret 2026 bertepatan dengan Jumat Pahing dalam penanggalan Jawa. Hari ini berada pada Wuku Wugu dengan neptu 15, beriringan dengan 17 Pasa 1959 Jawa serta 16 Ramadan 1447 Hijriah.

Perpaduan weton dan wuku tersebut menggambarkan karakter yang hangat dalam pergaulan, tetapi juga memiliki ketegasan dalam mengambil sikap. Selain dikenal mudah disukai, Jumat Pahing juga kerap dihubungkan dengan keberuntungan yang datang secara berkelanjutan seiring perjalanan hidup.

Baca Juga : Trump Putar November Rain di Forum Perdamaian, Penolakan Guns N’ Roses Kembali Jadi Sorotan

Jumat Pahing termasuk weton dengan pembawaan ramah dan tutur kata yang halus. Sikapnya jujur serta memiliki cita-cita yang tinggi, sehingga kerap mendapatkan simpati dari lingkungan sekitar. Karakter tersebut membuat sosok Jumat Pahing mudah diterima dalam berbagai pergaulan.

Meski terlihat lembut dalam bersikap, di dalam dirinya tersimpan keberanian dan ketabahan. Sifat pantang menyerah sering muncul ketika menghadapi persoalan hidup. Namun di sisi lain, karakter keras hati juga kadang muncul, terutama saat mempertahankan keyakinan atau prinsip yang dianggap benar.

Dalam hitungan pangarasan, Jumat Pahing berada pada Lakuning Srengenge. Watak ini diibaratkan seperti matahari yang memberi terang. Sifatnya tegas, berwibawa, serta mampu membawa semangat bagi orang di sekitarnya. Kehadirannya kerap menjadi penunjuk arah atau inspirasi bagi lingkungan sekitar.

Sementara dalam perhitungan Pancasuda, Jumat Pahing termasuk Tunggak Semi. Filosofi ini menggambarkan kehidupan yang terus bertumbuh, seperti pohon yang ditebang namun kembali mengeluarkan tunas baru. Maknanya, rezeki dipercaya tidak pernah benar-benar terputus. Kesempatan kerja maupun sumber penghasilan sering datang silih berganti.

Wuku Wugu sendiri dilambangkan oleh Bathara Singajalma. Wuku ini menggambarkan sifat yang cerdik, banyak akal, serta memiliki pemikiran luas. Karakter tersebut juga diiringi sikap pengertian dan lapang dada dalam menghadapi berbagai persoalan.

Namun dalam simbol wuku ini juga tersimpan sisi lain yang perlu diwaspadai. Wataknya terkadang tampak sedikit angkuh dan kurang terbuka dalam berbagi. 

Gambaran pohon wuni dalam wuku ini melambangkan sesuatu yang terlihat menarik dari luar, tetapi belum tentu memuaskan setelah dicoba.

Burung kepodang menjadi simbol lain dari Wuku Wugu. Karakternya dikenal mudah bergaul dan senang berkumpul dengan banyak orang. Akan tetapi, sifat cemburu juga bisa muncul sewaktu-waktu. Meski demikian, wawasan yang luas membuat pemilik sifat ini mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.

Baca Juga : Momentum Ramadan 1447 H, Bupati Sanusi dan Iwan ACA Santuni Ratusan Anak Yatim di Kabupaten Malang

Dalam perhitungan wuku, terdapat pula sejumlah hal yang dipercaya perlu diperhatikan. Salah satunya berkaitan dengan hubungan pertemanan. Dalam Wuku Wugu, persoalan justru sering datang dari lingkungan dekat. Karena itu, alangkah baiknya untuk menjaga sikap dan tidak mudah percaya pada setiap orang. 

Selain itu, selama tujuh hari dalam Wuku Wugu juga terdapat anjuran untuk menghindari perjalanan ke arah selatan jika berkaitan dengan urusan yang sangat penting. Dalam tradisi Jawa, arah tersebut diyakini kurang membawa keberuntungan pada periode wuku ini.

Meski begitu, Jumat Pahing di Wuku Wugu justru dikenal sebagai hari yang tergolong rahayu atau baik. Hari ini dipercaya cocok digunakan untuk meminang atau melamar pasangan. Perjalanan yang dilakukan pada hari ini juga diyakini membawa kesan baik bagi orang yang dikunjungi.

Selain itu, aktivitas membuat sumur juga dianggap membawa keberuntungan. Kepercayaan dalam tradisi Jawa menyebutkan air lebih cepat keluar apabila pekerjaan tersebut dilakukan pada Jumat Pahing di Wuku Wugu.

Profesi yang dinilai selaras dengan Jumat Pahing antara lain wirausaha, bidang seni, dunia kreatif, hingga posisi kepemimpinan. Pembawaan yang tegas namun tetap hangat sering membuatnya mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

Untuk urusan jodoh, kecocokan dipercaya muncul dengan pasangan yang memiliki nilai neptu 8, 10, 12, 14, atau 16. 


Topik

Serba Serbi Primbon Kalender Jawa jumat pahing weton Watak Rezeki Pekerjaan Jodoh



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni