free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

312 Ribu Remaja Terpapar Narkotika, BNN: Dipicu Penasaran

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

23 - Mar - 2026, 10:28

Placeholder
Barang bukti beragam jenis narkotika yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Malang pada beberapa waktu lalu. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan sejumlah instansi terkait menunjukkan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika pada tahun 2023 sebesar 1,73 persen. Yakni setara dengan 3,33 juta orang.

Mirisnya, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut, dari angka prevalensi yang mencapai 3,33 juta itu sekitar 312 ribu di antaranya merupakan anak usia remaja.

Baca Juga : Dulu Kurus dan Dijuluki Dewa Mabuk Kini Dendi Santoso Jadi Simbol Loyalitas Arema

"Ancaman narkotika tidak memandang usia maupun status sosial. Semua termasuk kalangan pelajar juga berpotensi menjadi korban penyalahgunaan narkotika jika tidak ada langkah pencegahan yang maksimal," ujar Kepala BNN Kabupaten Malang Letkol Laut (PM) Hendratmo Budi Wibowo kepada JatimTIMES.

Hendratmo menyebut, terdapat beberapa faktor yang mengakibatkan kalangan remaja rentan terpapar narkotika. Di mana, pemicu utamanya ialah berawal dari rasa penasaran.

"Remaja sering menjadi target peredaran narkoba karena pada kategori usia ini cenderung memiliki rasa penasaran yang tinggi," jelasnya.

Rasa penasaran itulah yang pada akhirnya semakin berdampak buruk terutama jika berada di lingkungan maupun pergaulan yang salah. "Usia remaja biasanya rasa ingin diakuinya masih besar. Sehingga tekanan pertemanan di kalangan remaja kadang sulit ditolak," ujarnya.

Faktor lain yang mempengaruhi ialah soal pola pikir yang belum bijak. Sehingga tidak jarang masih gegabah dalam mengambil keputusan. Alhasil rentan terpapar penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga : Gamis Bini Orang Viral di Sosmed, Pakar Sebut Ada Makna Sosial di Baliknya

"Ditambah lagi saat merasa lelah karena menghadapi masalah, sebagian remaja menganggap narkoba menjadi seperti jalan pintas. Padahal justru bisa menjadi masalah," tuturnya.

Menanggapi maraknya kalangan remaja yang terpapar narkoba, BNN Kabupaten Malang juga telah melakukan berbagai upaya melalui program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Di antaranya dengan melakukan pendekatan yang kreatif dan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan dalam gerakan anti narkoba.

"Sedangkan salah satu langkah strategis yang kami lakukan adalah melalui kegiatan pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang," pungkasnya.


Topik

Peristiwa Remaja Narkotika BNN Kabupaten Malang BNN Kabupaten Malang Rasa Penasaran



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni