JATIMTIMES - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah mengumumkan nama-nama kader yang masuk dalam daftar calon ketua pada agenda Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Malang.
Ketua Sidang Muscab DPC PKB Kabupaten Malang sekaligus Ketua DPP PKB Daniel Johan menyampaikan, terdapat enam kader PKB yang masuk ke dalam daftar Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang dari hasil pemetaan internal yang dilakukan DPP PKB melalui tim khusus yang telah dibentuk.
Baca Juga : Muscab PKB Kota Malang, Sejumlah Anggota Dewan Berebut Kursi Ketua DPC
Keenam kader tersebut di antaranya petahana Ketua DPC PKB Kabupaten Malang sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Kholiq, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB Khofidah, Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Malang sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang Abdulloh Satar, Bendahara DPC PKB Kabupaten Malang sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PKB Ali Murtadlo, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PKB Muslimin, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PKB Nur Mutiah Faridah.
Namun di tengah jalannya sidang pleno Muscab DPC PKB Kabupaten Malang, muncul nama Wakil Ketua Komisi E DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PKB Hikmah Bafaqih yang diusulkan oleh PAC PKB Singosari dan Karangploso untuk menjadi Bakal Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang. Sehingga di akhir agenda Muscab DPC PKB Kabupaten Malang, terdapat tujuh nama kader yang menjadi Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang.
Daniel Johan menyampaikan, seluruh proses penjaringan kader untuk diajukan sebagai Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang telah berlangsung sesuai dengan mekanisme partai yang telah ditetapkan.
"Dari hasil Muscab ini, ada tujuh nama yang diusulkan sebagai Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang. Selanjutnya, keputusan final sepenuhnya menjadi kewenangan DPP," ungkap Daniel.
Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan Ketua DPC PKB melalui agenda Muscab PKB di tahun 2026 memang terdapat perbedaan dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Di mana pada agenda Muscab PKB di tahun 2026 ini, masing-masing DPC diberikan ruang untuk mengusulkan nama-nama bakal calon ketua.
Namun untuk hasil akhir siapa yang berhak memimpin DPC PKB di masing-masing daerah, khususnya di Kabupaten Malang, DPP PKB yang berhak menentukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis partai.
Baca Juga : Kondisi Pasar Gadang Memprihatinkan, Relokasi Pedagang Belum Berjalan Maksimal
"DPP akan melihat rekam jejak, kapasitas, serta kebutuhan organisasi ke depan. Ini bagian dari konsolidasi untuk memperkuat PKB, khususnya di Kabupaten Malang," jelas Daniel.
Lebih lanjut, politisi yang dulunya pernah menduduki jabatan sebagai Sekretaris Jenderal Presidium Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) di periode 1995-1998 ini mengatakan, agenda Muscab DPC PKB Kabupaten Malang ini juga menjadi momentum penting bagi PKB Kabupaten Malang beserta fungsionaris dan anggota untuk memperkuat soliditas internal serta menyusun strategi politik, termasuk menghadapi agenda-agenda elektoral mendatang.
Sebagai informasi, agenda sidang pleno pada Muscab DPC PKB Kabupaten Malang ini diikuti oleh perwakilan 33 PAC PKB se-Kabupaten Malang yang terbagi dalam empat sesi. Selain itu, juga hadir Bupati Malang HM. Sanusi dan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib, serta beberapa pimpinan dan perwakilan partai politik.
