Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Hari Kartini 2026 Kapan? Ini Tanggal, Sejarah, dan Fakta Menariknya

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

18 - Apr - 2026, 09:49

Placeholder
Ilustrasi Kartini. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Setiap bulan April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai bentuk penghormatan kepada sosok pahlawan emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini. Peringatan ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga pengingat akan pentingnya kesetaraan gender, khususnya dalam bidang pendidikan.

Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April. Pada tahun 2026, peringatan ini jatuh pada hari Selasa, 21 April 2026.

Baca Juga : Gus Fawait Raih  Penghargaan PWI Jatim Award 2026 : Ini Vitamin untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Jember

Meski menjadi hari besar nasional, berdasarkan keputusan resmi pemerintah melalui SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Hari Kartini tidak termasuk hari libur nasional. Artinya, aktivitas kerja dan sekolah tetap berjalan seperti biasa.

Sejarah Penetapan Hari Kartini

Penetapan Hari Kartini sebagai hari nasional tidak lepas dari peran Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964 yang ditetapkan pada 2 Mei 1964, pemerintah secara resmi mengangkat Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Dalam keputusan tersebut juga ditetapkan bahwa tanggal kelahirannya, 21 April, diperingati setiap tahun sebagai Hari Kartini.

Perjuangan Kartini dalam Pendidikan Perempuan

Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia, terutama dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum wanita. Di masa hidupnya, akses pendidikan bagi perempuan masih sangat terbatas.

Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemajuan bangsa. Dari pemikirannya, Kartini berharap perempuan Indonesia bisa menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan berkarakter.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan Kartini adalah mendirikan sekolah kecil untuk perempuan. Di sana, ia mengajarkan baca-tulis, keterampilan, hingga pengetahuan dasar kehidupan sehari-hari.

Perjuangan Kartini membawa perubahan besar dalam masyarakat. Pendidikan perempuan mulai berkembang sejak awal abad ke-20, diikuti dengan lahirnya berbagai organisasi perempuan.

Baca Juga : Rekomendasi Film Bioskop Terbaru untuk Akhir Pekan: Dari Aksi hingga Horor Seru

Tak hanya di bidang pendidikan, dampaknya juga terasa di ranah sosial dan politik. Perempuan Indonesia kini memiliki kesempatan yang lebih luas, termasuk dalam berpartisipasi di dunia politik dan pemerintahan.

Kisah Hidup Singkat R.A Kartini

Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada 21 April 1879. Ia wafat di Rembang pada 17 September 1904 di usia yang masih sangat muda, yakni 25 tahun.

Pemikiran Kartini banyak dikenal melalui kumpulan surat yang ia tulis kepada sahabat-sahabatnya di Eropa. Surat-surat tersebut kemudian dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht, yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang.

Hari Kartini bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi juga momentum untuk melanjutkan semangat perjuangan dalam menciptakan kesetaraan dan akses pendidikan yang lebih baik bagi semua. Nilai-nilai yang diwariskan Kartini tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam mendorong kemajuan perempuan Indonesia di berbagai bidang.


Topik

Peristiwa hari kartini raden ajeng kartini bula april hari besar april



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya