Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

KDMP Desa Olean Situbondo Panen 4 Ton Lele, Sayang Tidak Bisa Masuk Dapur MBG

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : A Yahya

21 - Apr - 2026, 18:36

Placeholder
KDMP Desa Olean Situbondo Panen 4 Ton Lele, Jadi yang Terbanyak di Antara 100 Daerah Penerima Bantuan Bibit

JATIMTIMES - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Olean, Kabupaten Situbondo sukses melaksanakan panen perdana budi daya ikan lele dengan hasil mencapai 4 ton. Panen tersebut berasal dari 60 ribu bibit bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dikelola dalam satu siklus budi daya selama kurang lebih tiga bulan. 

Ketua KDMP Desa Olean, Mustawan, menyampaikan bahwa hasil panen perdana ini tergolong memuaskan. Ia menilai capaian tersebut cukup baik, bahkan termasuk yang tertinggi dibandingkan daerah lain penerima bantuan serupa. 

Baca Juga : Wabup Bondowoso Cek Jembatan Darurat, Tekankan Keamanan dan Peran Warga

"Panen pertama dari tebaran 60 ribu bibit ini kita dapat 4 ton. Itu sudah bagus menurut pandangan kami. Bahkan untuk 21 April ini termasuk yang terbanyak dari sekitar 100 daerah penerima bantuan," ujar Mustawan. 

Menurutnya, hasil panen tersebut didistribusikan ke berbagai pihak, baik secara langsung kepada masyarakat maupun melalui supplier. Hal ini dilakukan untuk memastikan hasil produksi terserap dengan optimal. "Distribusinya ada yang langsung ke masyarakat, ada juga yang ke supplier. Jadi manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," tambahnya. 

Sebenarnya, kata Mustawan himbauan dari pusat agar dapat menyuplai ke dapur MBG namun ternyata tidak diterima. "Alasannya karena tidak memakai lele, sebab banyak durinya khawatir siswa tersedak duri," ungkap Mustawan. 

Mustawan juga menjelaskan bahwa secara nilai ekonomi, hasil panen tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp78 juta, dengan harga jual Rp19 ribu per kilogram. "Kalau dihitung sekitar Rp 78 juta, dari hasil itu kami putar kembali sebagai modal pengembangan ke depannya," tegasnya.

Ke depan, lanjut Mustawan, KDMP Desa Olean berencana mengembangkan pola panen agar bisa dilakukan setiap bulan, tidak hanya per siklus tiga bulanan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan stabilitas ekonomi kelompok dan masyarakat.

Ia menambahkan, pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk mengembangkan bantuan tersebut dalam jangka panjang. Program ini ditargetkan tidak hanya berjalan satu siklus, tetapi mampu bertahan hingga beberapa tahun ke depan. "Kami punya beban moral, bantuan ini minimal bisa berjalan sampai lima tahun. Jadi hasilnya harus terus kami kembangkan," imbuhnya.

Sementara itu, Anggota BPD Olean, Ahmad Naji, mengungkapkan bahwa program budidaya lele ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka peluang kerja. “Banyak masyarakat yang terbantu. Yang sebelumnya tidak punya pekerjaan, sekarang bisa ikut terlibat dan mendapatkan penghasilan dari budidaya lele ini,” kata Ahmad Naji.

Baca Juga : Jawab Sorotan Dewan, Pemprov Jatim Pacu Sertifikasi Aset dan Genjot Kinerja BUMD

Ia juga menyebut bahwa hasil panen tidak hanya dijual, tetapi sebagian dibagikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial. "Kemarin warga juga sempat menikmati hasil panen secara gratis. Ikan lelenya sudah dibersihkan, tinggal dimasak saja," ujarnya. 

Di sisi lain, Pengawas KDMP Desa Olean, Jamsuri, menyoroti pentingnya pengembangan program agar tidak berhenti pada tahap awal. Ia berharap pengurus terus berinovasi dan memperluas skala usaha. "Kami berharap usaha ini tidak berhenti di sini saja. Harus terus dikembangkan agar bisa menjadi penyumbang besar budidaya lele di Situbondo," tegas Jamsuri. 

Menurutnya, kerja keras para pengurus dan anggota selama ini patut diapresiasi. Ia menilai proses budidaya yang dijalankan tidak mudah dan membutuhkan komitmen tinggi. "Kami melihat langsung bagaimana perjuangan teman-teman di lapangan. Ini bukan pekerjaan mudah, tapi mereka bisa membuktikan hasilnya," tambahnya. 

Dengan capaian panen 4 ton ini, KDMP Desa Olean optimistis dapat terus berkembang sebagai salah satu sentra budidaya lele yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.


Topik

Ekonomi koperasi merah putih situbondo kdmp desa olean mustawan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

A Yahya