Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Apindo Jatim Hadapi Tantangan Produktivitas, Pemkot Batu Ajak Pengusaha Lirik Sektor Jasa dan Garap UMKM

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Nurlayla Ratri

22 - Apr - 2026, 14:43

Placeholder
Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto memeberikan arahan saat menghadiri Raker Konprov Apindo Jatim. Pertemuan ini membahas penguatan investasi di sektor jasa serta tantangan produktivitas industri di Jawa Timur menghadapi persaingan global. (Foto: Dok. JatimTIMES)

JATIMTIMES – Kondisi ekonomi atas pengaruh geopolitik global hingga faktor produktivitas tengah menjadi tantangan dunia industri di Jawa Timur. Hal tersebut menjadi sorotan utama dalam Rapat Kerja Konsultasi Provinsi (Raker Konprov) Apindo Jatim yang digelar di Senyum World Hotel Kota Batu (22/4/2026).

Ketua DPP Apindo Jatim, Eddy Widjanarko, memaparkan potret krusial mengenai kondisi industri padat karya yang kini menghadapi fenomena relokasi akibat kondisi upah minimum yang dirasa masih tinggi di sejumlah daerah.

Baca Juga : Operasi Gabungan, Pemkab Kediri Musnahkan Ribuan Rokok Ilegal 

"UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) di wilayah seperti Gresik, Sidoarjo, dan Pasuruan saat ini sudah sejajar, bahkan melampaui kota-kota besar seperti Jakarta dan Karawang. Jika tidak ada langkah penyesuaian atau rebalancing bersama serikat pekerja, dikhawatirkan industri padat karya akan terus berpindah ke daerah dengan biaya operasional lebih rendah, seperti Jawa Tengah," ungkapnya.

Selain itu, produktivitas kerja di Indonesia masih disebut rendah. Sebagai perbandingan, produktivitas karyawan industri alas kaki di Indonesia hanya mencapai 3 hingga 3,7 pasang sepatu per hari, jauh tertinggal dibandingkan Vietnam yang mencapai 7 pasang dan China yang menyentuh angka 9 pasang.

"Kepemimpinan yang mampu mendorong produktivitas melalui teknologi adalah kunci. Kita harus mulai merambah otomasi dan teknologi jika ingin bersaing di level internasional. Contohnya di industri otomotif, penggunaan robot sudah mampu menghasilkan satu unit mobil setiap tiga menit," kata Eddy.

Di tengah dinamika industri manufaktur tersebut, Kota Batu muncul dengan optimisme di sektor yang berbeda. Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, yang hadir dalam acara tersebut, mendorong agar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) lebih gencar mempromosikan Kota Batu sebagai destinasi investasi yang aman, nyaman, dan kondusif, terutama di sektor jasa.

Heli menyadari bahwa Kota Batu memiliki keterbatasan lahan untuk industri berat atau manufaktur besar. Oleh karena itu, arah kebijakan investasi Kota Batu difokuskan pada sektor pariwisata, perhotelan, dan ekonomi kreatif yang terbukti lebih tangguh dan sesuai dengan karakter wilayah.

"Karena di Kota Batu industri (manufaktur) memang dibatasi, maka peran Apindo sangat strategis untuk mendorong investasi di sektor jasa. Kita punya potensi luar biasa di pariwisata dan perhotelan yang harus terus dikembangkan," ujar Heli Suyanto.

Baca Juga : Kejari Batu Musnahkan Barang Bukti Pidum dari 28 Perkara, Mulai Sabu Hingga Belasan Ribu Pil Double L

Tak hanya fokus pada investor besar, Heli juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi melalui UMKM. Pemkot Batu secara konsisten melakukan pendampingan, mulai dari pelatihan workshop, branding, hingga digitalisasi agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas. Tujuannya, agar masyarakat tidak hanya bergantung menjadi karyawan atau ASN, tetapi mampu menjadi mitra bagi pengusaha besar.

Melalui forum Raker ini, ia berharap agar tercipta kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha dalam menjaga iklim investasi di Jawa Timur. Baik melalui transformasi teknologi di sektor manufaktur maupun penguatan sektor jasa dan UMKM di wilayah-wilayah potensial seperti Kota Batu.

"Bersama-sama kita kembangkan UMKM supaya mandiri. Harapannya, mereka yang dulunya mungkin karyawan, setelah dilatih bisa menjadi mitra strategis bagi para pengusaha di sektor jasa. Sinergi ini yang akan memperkuat ekonomi lokal Kota Batu ke depannya," pungkas Heli.


Topik

Ekonomi kota batu heli suyanto apindo jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Nurlayla Ratri