Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Polinema Malang Terbakar, Pemicu Diduga Baterai Dicas

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

12 - May - 2026, 12:37

Placeholder
Petugas saat memastikan api padam di ruang praktikum tugas akhir Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang, Jalan Soekarno Hatta No 9, Kota Malang, pada Senin (11/5/2026) malam. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Kebakaran terjadi di ruang praktikum tugas akhir Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang, Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, pada Senin (11/5/2026) malam. Si jago merah beraksi diduga dipicu baterai yang mengalami overload saat proses pengisian daya hingga merembet ke sepeda motor di dalam ruangan.

Peristiwa tersebut pertama dilaporkan warga kepada UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang serta Polsek Lowokwaru. Warga melaporkan setelah melihat asap muncul dari ruang praktikum.

Baca Juga : Gandeng Danone, BGN Diduga Langgar Aturan Soal Promosi Susu Formula

 

Api diduga berasal dari baterai yang sedang dalam proses pengisian daya atau dicas. Kemudian memicu kebakaran  sejumlah barang di dalam ruangan, termasuk sepeda motor yang berada di lokasi.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin mengatakan, menarima laporan  kejadian tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi. Polisi melakukan pengecekan sekaligus membantu pengamanan area kampus.

“Benar telah terjadi kebakaran di salah satu ruang praktikum Polinema. Dugaan awal sementara berasal dari baterai yang mengalami overload saat proses charging. Saat ini masih dalam pendalaman lebih lanjut,” kata Lukman Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan data dari UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang, objek yang terbakar berupa baterai dan sepeda motor di ruang praktikum tugas akhir Jurusan Teknik Mesin. Area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 40 meter persegi.

Dalam kejadian ini, petugas pemadam mengerahkan 13 personel dengan tiga unit armada untuk menuju lokasi kejadian. Namun saat tiba di tempat, api diketahui telah berhasil dipadamkan lebih dulu oleh petugas keamanan kampus menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), dibantu sistem sprinkler gedung yang berfungsi normal.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menambahkan, saat tim tiba di lokasi, api sudah berhasil dikendalikan oleh petugas keamanan kampus. Meski demikian, petugas tetap memastikan tidak ada titik api yang muncul.

Baca Juga : Perbedaan Kemarau dan El Nino, Ini Dampak serta Prediksi Musim Kering 2026 di Indonesia

 

“Sesampainya di lokasi, api sudah padam. Pemadaman dilakukan oleh sekuriti menggunakan APAR dan sistem proteksi kebakaran aktif berupa sprinkler yang bekerja dengan baik. Tim kemudian memastikan tidak ada titik api tersembunyi,” kata Pandu.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Sebab, saat kebakaran terjadi, sudah tidak ada aktivitas. Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp50 juta.

Keriguan terjadi pada jerusakan fasilitas ruang praktikum serta barang-barang yang berada di dalam ruangan, termasuk baterai dan sepeda motor yang terbakar.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy