Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Misteri Pertanyaan Malaikat saat Allah Hendak Menciptakan Nabi Adam

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

08 - Jun - 2026, 08:34

Placeholder
Ilustrasi dialog para malaikat saat Allah SWT mengabarkan penciptaan Nabi Adam AS sebagai khalifah di bumi. (ist)

JATIMTIMES - Salah satu dialog yang paling sering dikaji para ulama tafsir dalam Al-Qur'an adalah percakapan antara Allah SWT dan para malaikat ketika Allah mengabarkan rencana penciptaan Nabi Adam AS sebagai khalifah di muka bumi. Dalam dialog tersebut, para malaikat menyampaikan pertanyaan yang kemudian menjadi bahan kajian panjang para mufassir hingga sekarang.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 30: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, 'Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.' Mereka berkata, 'Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang akan berbuat kerusakan dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami senantiasa bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?' Allah berfirman, 'Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.'"

Baca Juga : 3 Drama Korea Baru Tayang Awal Juni 2026, Cocok Jadi Teman Marathon Akhir Pekan

Ayat ini menimbulkan pertanyaan menarik. Jika manusia saat itu belum diciptakan, dari mana para malaikat mengetahui bahwa keturunan Adam akan melakukan kerusakan dan menumpahkan darah di bumi?

Dalam berbagai kitab tafsir dijelaskan bahwa pertanyaan para malaikat bukanlah bentuk penolakan terhadap kehendak Allah SWT. Mereka juga tidak sedang menunjukkan rasa iri ataupun dengki kepada calon makhluk yang akan diciptakan. Pertanyaan tersebut merupakan bentuk permohonan penjelasan untuk memahami hikmah besar di balik penciptaan manusia.

Ulama besar tafsir, Ibnu Katsir, menjelaskan bahwa para malaikat ingin mengetahui alasan Allah menciptakan makhluk yang berpotensi melakukan kerusakan, sementara mereka sendiri terus-menerus beribadah tanpa pernah bermaksiat kepada-Nya. Karena itu, pertanyaan mereka merupakan bentuk pencarian ilmu dan pemahaman terhadap ketetapan Allah.

Allah SWT sendiri menyebut manusia sebagai khalifah di bumi, yaitu makhluk yang silih berganti menjalankan kehidupan dan amanah di dunia. Konsep ini juga ditegaskan dalam Surat Al-An'am ayat 165:

"Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia meninggikan sebagian kamu atas sebagian yang lain beberapa derajat untuk menguji kamu terhadap apa yang telah diberikan-Nya."

Makna serupa juga terdapat dalam Surat An-Naml ayat 62 yang menyebut manusia sebagai khalifah atau pemimpin di bumi.

Para ulama kemudian mengemukakan sejumlah pendapat mengenai sumber pengetahuan para malaikat tentang potensi kerusakan manusia. Salah satu pendapat yang cukup terkenal menyebutkan bahwa sebelum Adam diciptakan, bumi telah dihuni oleh bangsa jin. Mereka diketahui melakukan pertikaian, kerusakan, dan pertumpahan darah.

Qatadah meriwayatkan bahwa pengalaman para malaikat menyaksikan perilaku makhluk sebelumnya menjadi dasar munculnya pertanyaan tersebut. Riwayat lain dari Abdullah bin Umar menyebutkan bahwa bangsa jin telah menghuni bumi sekitar 2.000 tahun sebelum penciptaan Adam. Mereka saling berperang dan menumpahkan darah sehingga Allah mengutus pasukan malaikat untuk mengusir mereka ke wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan lautan. Keterangan serupa juga dinukil dari Ibnu Abbas.

Pendapat lain menyatakan bahwa pengetahuan para malaikat berasal dari ilham yang diberikan Allah SWT. Hasan Al-Bashri termasuk yang meriwayatkan pandangan tersebut. Dengan ilham itu, para malaikat mengetahui sebagian gambaran mengenai karakter makhluk yang akan diciptakan.

Baca Juga : Penemuan Jasad Bidan di Selokan Banyuglugur Situbondo Hebohkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebagian ulama juga berpendapat bahwa para malaikat mengetahui hal tersebut melalui catatan takdir yang terdapat di Lauhul Mahfuzh. Dari sana mereka memahami bahwa manusia akan menghadapi ujian kehidupan yang memungkinkan terjadinya konflik, kerusakan, dan pertumpahan darah.

Ada pula riwayat yang menyebut bahwa informasi tersebut sampai kepada para malaikat melalui malaikat lain. Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abu Ja'far Al-Baqir bahwa Harut dan Marut memperoleh kabar itu dari malaikat bernama Sijil.

Sementara pendapat lainnya menjelaskan bahwa para malaikat menyimpulkan hal tersebut berdasarkan karakter dasar makhluk yang diciptakan dari unsur tanah dan bumi. Menurut pandangan ini, makhluk yang memiliki unsur materi dan hawa nafsu cenderung memiliki potensi melakukan pelanggaran, berbeda dengan malaikat yang diciptakan untuk senantiasa taat kepada Allah.

Dalam lanjutan ayat tersebut, para malaikat juga menyatakan bahwa mereka selalu bertasbih, memuji, dan menyucikan Allah tanpa pernah durhaka. Mereka seolah bertanya mengenai hikmah penciptaan manusia apabila tujuan utamanya adalah beribadah, karena para malaikat sendiri telah melaksanakan ibadah secara sempurna sepanjang waktu.

Namun Allah SWT memberikan jawaban yang menegaskan keterbatasan pengetahuan makhluk. Allah berfirman, "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Para ulama menjelaskan bahwa Allah mengetahui berbagai maslahat besar yang akan lahir dari penciptaan manusia. Dari keturunan Adam akan muncul para nabi, rasul, orang-orang saleh, para shiddiqin, syuhada, ulama, serta hamba-hamba pilihan yang mengabdikan diri kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.

Karena itu, meskipun manusia memiliki potensi melakukan kesalahan dan kerusakan, Allah juga menanamkan kemampuan untuk beriman, bertobat, berilmu, dan menegakkan kebaikan. Setelah dialog tersebut, Allah kemudian memperlihatkan keistimewaan Adam kepada para malaikat melalui ilmu yang dianugerahkan kepadanya, sebuah kemuliaan yang menjadi salah satu alasan penting mengapa manusia dipilih sebagai khalifah di bumi.


Topik

Agama Penciptaan Nabi Adam malaikat dialog malaikat dengan Allah khalifah di bumi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sidoarjo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy